CPNS tak Harus Putra Daerah

JAKARTA – Banyaknya protes dari daerah lantaran yang lolos tes CPNS bukan putra asli daerah, mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang juga Ketua Panselnas Pengadaan CPNS 2013, Eko Sutrisno. Dikatakan, sebagai abdi masyarakat, seorang pegawai negeri harus bersedia ditempatkan di mana saja.

Selain itu, lanjutnya, pegawai negeri juga menjalankan peran sebagai penyatu NKRI. Jadi, siapapun warga negara Indonesia berhak melamar menjadi CPNS di manapun. “Sepanjang tersedia formasinya dan yang bersangkutan sesuai kompetensinya, sah-sah saja seorang WNI melamar di mana saja,” kata Eko Sutrisno, kemarin.

Ditambahkan Eko, tes CPNS dilaksanakan secara terbuka, adil, jujur dan tanpa diskriminasi. Itu sebabnya, seluruh WNI berhak melamar di seluruh Indonesia. Tidak mesti putra asli daerah yang harus menempati formasi daerah A.

Tidak adanya diskriminasi ini, lanjut Eko, karena posisi PNS bukan lagi pegawai daerah maupun pusat. Terlebih lagi dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN). “Adanya UU ASN makin memperjelas, tidak ada PNS pusat dan PNS daerah. Semua sama, yang dilihat kemampuan saja,” tegasnya.

Ditanya apakah akan ada perubahan kebijakan tahun-tahun depan, Eko menyatakan, norma pengadaan CPNS adalah terbuka, adil, jujur dan tanpa diskriminasi. Kalaupun nanti ada kebijakan, itu menjadi kewenangan menteri. (esy/jpnn/CE-V)

You can leave a response, or trackback from your own site.