Tarif Parkir Citimall Menyalahi Perda

PAGARALAM POS, Lahat – Ketua YLKI Lahat, Sanderson Syafei, menyoroti Citimall. Kali ini besaran tarif parkir kendaraan yang dipungut oleh pihak pengelola parkir Citimall yang jadi persoalan. Sebab, besaran tarif yang dipungut pihak pengelola tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Lahat Nomor 04 tahun 2011 tentang Retribusi Daerah.




“Berdasarkan Perda tersebut, diatur bahwa besaran tarif parkir kendaraan untuk roda dua dikenakan Rp1.000, sedangkan roda empat Rp2.000. Tetapi faktanya, besaran tarif parkir kendaraan di Citimall lebih dari itu, yakni Rp2.000 untuk roda dua, dan Rp3.000 untuk roda empat,” terangnya, kemarin.
Sambungnya, besaran biaya parkir yang dipungut oleh pihak pengelola Citimall ini justru sudah berlangsung sekitar tiga bulan belakangan. Harusnya, lanjut Sanderson, Pemda Kabupaten Lahat melalui Dinas terkait menindak tegas praktik yang menurutnya tergolong pungutan liar (Pungli) ini.




“Masyarakat harus membayar tarif parkir sesuai dengan besaran yang ditetapkan dalam Perda. Jika pihak pengelola menyandera kendaraan lantaran tarif yang dibayar mengacu pada Perda, yang demikian itu jelas pelanggaran hukum,” tegasnya seraya menyatakan, siap mengawal laporan masyarakat mengenai hal ini.




Sementara itu, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva’i, melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), HM Eduar Kohar, membenarkan adanya informasi mengenai ketidaksesuaian besaran tarif parkir yang dipungut pihak pengelola Citimall. Ditegaskan Eduar, pihaknya akan segera menurunkan tim untuk menindaklanjuti hal tersebut. “Hari ini tim kita turun. Saya dapat infonya tadi malam. Besaran tarif yang diinformasikan, itu jelas melanggar Perda Lahat Nomor 04 tahun 2011,” katanya. (mg21/CE-V)

You can leave a response, or trackback from your own site.