Sabtu, 961 Warga SMA Unggulan 4 Pagaralam Jatuhkan Pilihan

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
DEBAT KANDIDAT: Sedikitnya 5 calon Ketua OSIS SMA Unggulan Negeri 4 Kota Pagaralam, adu visi misi dalam sesi debat kandidat, kemarin.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Layaknya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sungguhan. Nuansa penuh demokrasi di dalam memilih pemimpin nampak jelas terlihat di SMA Unggulan Negeri 4 Kota Pagaralam. Ini dapat di lihat dari proses pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti 2017 -2018, yang begitu berjalan sesuai dengan tahapan ditentukan.




Seperti Kamis (14/9) pagi, panitia penyelanggara pemilihan Ketua OSIS, sudah mulai gelar debat kandidat terbuka, yang disaksikan seluruh warga sekolah, dengan pengenalan calon Ketua OSIS perwakilan kelas, penjabaran visi misi di usung calon hingga sesi tanya jawab.




Debat kandidat diikuti sebanyak 5 Calon Ketua OSIS ini berlangsung seru dan menarik, dengan beragaram pertanyaan diajukan para pelajar. “Sejatinya, periode kepengurusan OSIS lama, akan berakhir di penghujung September 2017 ini, jadi selaku pembina kita pun meminta siswa, membuat kepanitian pemilihan Ketua OSIS periode 2017-2018 sejak awal September,” ujar Kepala SMA Unggulan Negeri 4 Kota Pagaralam Audi Syawal SPd MPd melalui Pembina OSIS Darudin SAg, kemarin.




Untuk tahapan pelaksanan pemilihan Ketua OSIS, dimulai sejak September ini, tambah Darudin, diawali dengan tahap persiapan, pembentukan panitia pelaksana pemilihan, kesiapan kelengkapan logistik, termasuk pengadaan kertas surat suara hingga penetapan jadwal untuk kampanye, debat kandidat, masa tenang dan pencoblosan. “Kamis (14/9) itu jadwal debat kandidat calon Ketua OSIS, Jum’at (15/9) masa tenang dan Sabtu (16/9) merupakan waktu pencoblosan. Dan mempunyai hak pilih, pemilihan Ketua OSIS ada sebanyak 961 warga sekolah, terdiri dari 880 siswa dan 81 guru serta staff,” jelas Darudin.




Mengenai calon Ketua OSISI, maju di pemilihan tahun ini, sambung Darudin, terdapat ada 5 kandidat calon Ketua OSIS, dengan No.1 Fauzan Ramadhan, No.2 Riski Fernando, No.3 Bobi Darma Sandi, No.4 Erik Putra Dinata dan No.5 Andre Kurniawan. “Kita berharap dengan pemilihan sistem demokrasi ini, kedepan para pelajar kita bisa mengerti, sehingga tidak kaku dan terkejut lagi, karena sudah diperkenalkan sistem demokrasi memilih pemimpin sejak dini,” pungkasnya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.