Warga Dusun Ini, Bertahun-tahun Konsumsi Air Keruh

Foto : Ist
PASANG PIPA: Warga Dusun Pagardin bekerja keras untuk memasang sebuah pipa air bersih agar sampai ke pemukiman warga.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Warga Dusun Pagardin RT/RW 07/03, Kelurahan Pagar Wangi, Kecamatan Dempo Utara sudah tak tahan lagi dan merasa tak nyaman. Bertahun-tahun sudah mengkonsumsi air dari luang keghing. Selain belum terjamin kebersihannya, air dari siring itu pun tak bisa bertahan lama.




Suranto, (40), Ketua RW Dusun Pagardin menuturkan, warga RT 07 mengkonsumsi air dari luang keghing selama hampir tujuh tahun, terhitung sejak 2010 lalu. Warga, menggunakan air yang berada di belakang dusun untuk keperluan sehari-hari, misalnya untuk mencuci pakaian dan memasak. “Kepala keluarga di RT 07 sudah lebih dari 80 orang. Semuanya makai air dari luang keghing,” ucap Suranto, dijumpai Pagaralam Pos di kediamannya, kemarin.




Warga RT 07 menurut Suranto, sebenarnya terpaksa untuk mengkonsumsi air dari luang keghing. Sebabnya, air dari luang keghing belum terjamin kebersihan dan aman untuk dikonsumsi. warga tidak punya pilihan lagi. Beberapa kali warga mencoba menggali sumur di dekat pemukiman, namun hasilnya nihil. Tak ada air yang didapat warga. “Banyak batu,” tutur Suranto.




Ditambahkannya, saat hujan turun seperti sekarang, air dari luang keghing sering keruh. Mau tak mau, warga RT 07 menyetop suplai air dari luang keghing. Mereka berjalan kaki ke RT seberang jalan untuk mendapatkan air bersih. “Kalau musim kemarau, air dari luang keghing sangat kecil. Bahkan seringkali kering,” ucapnya.




Lurah Pagar Wangi Nyayu Salmah SSi dihubungi Pagaralam Pos membenarkan perihal persoalan air bersih di RT 07 Dusun Pagardin. Diakuinya, warga setempat sudah pernah melaporkan persoalan itu dalam Musyawarah Rencana Pembangunan. “Pihak kelurahan hanya sekedar perantara saja. Untuk realisasinya kita masih menunggu,”ujar Nyayu. Wanita yang baru saja menjabat sebagai lurah ini pun menyambut baik inisiatif dari warga RT 07 yang memasang pipa air bersih dengan dana hasil dari patungan tersebut. “Yang penting solusinya dicari,” katanya. (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply