Bejat! Oknum Guru Ngaji Cabuli Muridnya yang Masih di Bawah Umur

Foto: Ist/Pagaralam Pos
Tersangka Soparudin

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Oknum guru agama, warga Desa Karang Are, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, terpaksa harus mendekam di dalam bui, karena melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur, tak lain merupakan murid ngajinya sendiri.




Tersangka Soparudin (58), nekad melakukan perbuatan memalukan tersebut kepada A (8), di rumah tersangka, yang dijadikan tempat belajar agama, saat korban hendak menghadap tersangka, belajar mengaji.




Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Robi Sugara mengatakan, perbuatan cabul tersangka ini terjadi pada hari Senin lalu, tanggal 9 Oktober 2017, sekitar jam 15.00 WIB.




“Saat itu, korban hendak menghadap tersangka untuk belajar mengaji. Tersangka langsung memegang tangan korban, menariknya lalu memeluk dan menciumi pipi korban, secara berulang-kali,” ungkap AKP Robi Sugara, Kamis (19/10).




Selanjutnya, tersangka menyuruh korban berbaring. Korban yang sudah merasa takut, terpaksa menuruti kemauan tersangka untuk berbaring. “Setelah berbaring, tersangka menyingkapkan rok korban dan menarik celana dalam korban, kemudian menggesek-gesekan kemaluan tersangka ke kemaluan korban,” ceritanya.




Tersangka lanjut Robi, sempat melarikan diri setelah aksi bejatnya ini diketahui oleh orangtua korban, yang telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Padang. Setelah diketahui keberadaan tersangka, akhirnya, tersangka berhasil ditangkap anggota Polsek Talang Padang, tanpa ada perlawanan. “Tersangka ditangkap tadi (kemarin, red), atas informasi warga, yang melihat tersangka berada tidak jauh dari lokasi rumahnya,” ujar mantan Kapolsek Gelumbang, Polres Muara Enim, tersebut.




Oleh pihak Polsek Talang Padang, lanjut Robi, tersangka dibawa ke Mapolres Empat Lawang, di Tebing Tinggi, untuk dilakukan pemeriksaan intensif. “Juga, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari kemarahan pihak Keluarga korban serta amuk massa yang sudah sangat geram terhadap perbuatan tersangka,” tukasnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply