PUSPA Terus Berupaya Berikan Kontribusi Positif

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
TIUP LILIN: Peringatan HUT PUSPA ke-6 tahun 2017, yang ditandai dengan tiup lilin dan pemotongan nasi tumpeng.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Puluhan kaum ibu tergabung di Paguyuban Urang Sunda Pagaralam (PUSPA) menggelar sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari lomba masakan kuliner, tari jaipong dan pemotongan nasi tumpeng, berpusat di Lesehan Legenda Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Minggu (26/11).




Giat diadakan ini, dalam rangka Wilujeng Tepang Taun ‘PUSPA’ 11-11-11 anu Ka-6 mengambil tema ‘Mugia di Paparin Silih Asah Silih Asih Silih Asuh Salawasna’ turut dihadiri Dewan Pembina PUSPA Kota Pagaralam Teh Nyonya Achi Pambudi, Ketua TP-PKK Kota Pagaralam Monica Meirizka Novirzah SKom, Ketua PUSPA Kota Pagaralam Rina Yanto, segenap perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kota Pagaralam.




Dalam ungkapan selayang pandang PUSPA, Neni Marta mengatakan, PUSPA merupakan organisasi bersifat kedaerahan, yang di dalamnya terdiri dari istri-istri berasal dari tanah Sunda. “Seperti halnya organisasi kedaerahan lainnya, kehadiran PUSPA didirikan untuk membangun silaturrahmi dan kekeluargaan sesama istri Pasundan di Kota Pagaralam,” kata Neni.




Pembentukan paguyuban ini sendiri, ujar Neni, berawal dari pertemuan antar sesama orang Sunda, dengan demikian muncul ide perlu dibentuk perkumpulan yang dinamakan PGAPAS, yang merupakan cikal bakal terbentuknya PUSPA. “Alhamdulillah, seiring berjalan waktu PUSPA dapat berkembang secara baik, dengan membuat beberapa program rutin, yakni arisan, pengajian, tausyiah dan Al-Qur’an, koperasi Tabungan Anak Sekolah (TAS), Bakti Sosial (Baksos) dan lain sebagainya,” jelasnya.




Foto: Madhon/Pagaralam Pos
KOMPAK: Perwakilan GOW se-Pagaralam kompak saling dukung kegiatan, yang dilakukan PUSPA di peringatan HUT ke-6 tahun.






Sementara, Ketua PUSPA Rina Yanto menyatakan, jika organisasi PUSPA merupakan wadah tempat menjalin tali silaturrahmi, bagi orang Sunda yang telah berkeluarga dan tinggal di Kota Pagaralam. “Di HUT PUSPA ke-6 tahun ini, semoga kita dapat terus memberikan kontribusi positif, bagi seluruh anggota keluarga khususnya, serta bagi masyarakat Kota Pagaralam umumnya,” ungkapnya.




Terpisah, Dewan Pembina PUSPA Kota Pagaralam Teteh Nyoya Achi Pambudi mengakui, banyak cerita indah dan kenangan, selama 1 tahun di Kota Pagaralam bergabung organisasi PUSPA. “Jarak yang cukup jauh, tidak menjadi masalah untuk kita bertemu, jadi kalau ada masalah dan ingin konsultasi hukum, silakan hubungi dan saya akan menyempatkan waktu, mudah-mudahan silaturrahni ini tetap berjalan selamanya hingga nenek-nenek, hatur nuhun teh,” pungkasnya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.