Bak Hari Raya, Pasar Nendagung Disesaki Pembeli

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
PADAT: Kawasan Pasar Terminal Nendagung dipadati pembeli, yang ingin mencari bahan kebutuhan merayakan malam pergantian tahun.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tak seperti hari biasanya, Minggu (31/12) pagi kondisi pasar tradisional Pagaralam begitu ramai, akan aktivitas jual beli maupun pedagang dadakan, yang menjajakan barang dagangan.




Ini terlihat di Pasar Dempo Permai, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, bak hari raya Idul Adha dan Idul Fitri, masyarakat begitu ramai memenuhi sejumlah lapak pedagang, mencari kebutuhan menyambut malam pergantian tahun.




Jagung, ayam, daging hingga pernak-pernik perayaan tahun baru, menjadi buruan pembeli, bukan hanya itu saja, kantong-kantong parkir di areal pasar pun dipenuhi antrean parkir kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.




“Sudah sejak pagi, pembeli ramai datang ke pasar, tidak seperti hari biasa, yang cendrung tidak begitu ramai, bila kita lihat sama seperti mau merayakan hari raya Idul Adha – Idul Fitri saja,” ujar Eli, salah seorang pedagang sayuran, kemarin.




Eli menduga, ramainya pembeli ini kebanyakan ingin mencari kelengkapan, untuk merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga. “Ya, mungkin saja mereka mencari keperluan merayakan malam pergantian tahun, seperti jagung, ayam dan lainnya,” sebutnya.




Sementara, Usman pedagang terompet di kawasan Simpang Asam mengakui, dirinya tidak begitu antusias menyambut momen pergantian tahun, apalagi kalau menjual terompet dalam jumlah banyak. “Kita tidak berani, menjual banyak terompet di momen pergantian tahun ini, karena kita lihat perekonomian lagi sulit, jadi tidak mau terlalu berspekulasi terlalu tinggi,” ungkapnya.




Untuk harga terompet dijual, sebut Usman, berkisar antara Rp20 ribu – Rp25 ribu per buah, tergantung bentuk dan ukuran terompet tersebut. “Mudah-mudahan terompet yang dijual bisa habis,” harapnya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.