Tak Ada Toleransi, Bapaslon Mangkir Ikuti Tes Narkoba dan Kejiwaan

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
POSE BERSAMA: Jajaran Komisioner KPU Kota Pagaralam pose bersama Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam Ludi – Fachri, usai melakukan pendaftaran.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan, jika tanggal 11 Januari 2018 nanti adalah tahap pelaksanaan, bagi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Walikota Pagaralam menjalani pemeriksaan tes jasmani dan bersih dari penyalahgunaan Narkoba.




“Ya, tanggal 11 Januari 2018 ini, merupakan tahap pelaksanaan bagi Bapaslon, untuk mengikuti tes jasmani dan BNN,” terang Ketua KPU Kota Pagaralam Yenli Elmanoferi SE MSi, kemarin.




Lokasi dijadikan tempat pelaksanaan tes, sebut Yenli, mengambil lokasi di RS Mohammad Huesin Palembang di Graha Spesialis, disana sudah ada tim spesialis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), BNN dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMSI). “Disamping tes rohani juga ada tes Narkoba, usai tahap ini selesai, maka akan dilanjutkan ke tahap tes kesehatan,” papar Yenli.




Selain Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam, tambah Yenli, seluruh Bapaslon Gubernur – Wakil Gubernur hingga Bupati – Wakil Bupati se-Sumsel juga ikut menjalani tes. “Dari pagi seluruh Bapaslon itu, akan kumpul disini sampai selesai, mengikuti tes secara serentak, baik tes Narkoba hingga kejiwaan,” tegasnya.




Yenli menambahkan, bagi Bapaslon yang tidak mengikuti tahapan tes, tentu akan dikenakan sanksi diskualifikasi. “Kalau tidak mengikuti jadwal tes otomatis didiskualifikasi, karena tidak mendapat hasil rekomendasi dari tim kesehatan, tidak ada toleransi sebab pemeriksaan itu harus lengkap, mulai dari IDI, HIMSI dan BNN,” tandasnya.




Lebih lanjut Yenli menyatakan, satu saja tidak mengikuti tes, positif rekomendasi dari tim ini tidak memenuhi syarat. “Makanya, mengikuti tes ini adalah syarat utama, semua Bapaslon harus mengikuti, nanti kita akan kasih pengantar ke rumah sakit, apapun hasil dari Rumah Sakit itu, itulah yang akan kita pedomani, memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat, mungkin ada yang tidak sehat, harus di ganti calonnya,” imbuhnya.




Sementara, Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah ST – Drs H Achmad Fachri MSi mengaku, sangat siap mengikuti tahapan pelaksanaan tes tersebut. “Kita siap mengikuti tes ini,” serunya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.