Hebat, Gudep SMAN 3 Pagaralam Juara I Lomba Video Pramuka Tingkat Nasional

Foto: dok.Marzuki for Pagaralam Pos
MEREKA PUNYA POTENSI: Anggota Pramuka SMAN 3 Pagaralam ketika menggelar shooting di SLB Pagaralam untuk keperluan Lomba Video Pramuka.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka SMA Negeri 3 Pagaralam meraih prestasi yang membanggakan. Video bertema anak-anak berkebutuhan khusus yang digarap Gudep SMAN 3 mendapat Juara I Lomba Video Pramuka yang digagas Kwartir Nasional.




Pengumuman Juara lomba yang mengusung tema Bakti ‘Gugus Depan untuk Indonesia’ ini disampaikan langsung Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Dr Adhyaksa Duad. Dalam sebuah link video berdurasi 2 menit lebih diperoleh Pagaralam Pos, Adhyaksa mengatakan, Lomba Video Pramuka diikuti ratusan Gudep. “Video yang masuk sebanyak 299 video,” ujar Adhyaksa dalam video itu.




Lantas siapa pemenangnya? “Juara I Gudep SMAN 3 Pagaralam” ucap Adhyaksa bersemangat. Secara berturut, juara II dan III diraih Gudep SMPN 1 Rembang Jawa Tengah dan Gudep SMAN 3 9 Padang Sumbar. Secara keseluruhan, Adhyaksa menilai video yang masuk sangat bagus. Ia pun bangga kepada seluruh peserta lomba. “Setiap video setidaknya melibatkan 10 orang bahkan lebih. Kakak bangga kepada kalian semuanya,”ucap Adhyaksa.

Kepala SMAN 3 Pagaralam Naharudin SPd MPd menilai, video yang dibuat anak didiknya memang layak untuk menang. “Videonya sederhana saja. Tapi pesan moralnya sangat tinggi,”tutur Nahar, ditemui Pagaralam Pos di SMAN 3 Pagaralam kemarin.




Video yang dikirimkan Gudep SMAN 3 Pagaralam terang Nahar, mengusung tema sosial. Setting video diambil di sebuah sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dalam video ini anggota Pramuka SMAN 3 Pagaralam berinteraksi dengan anak-anak berkebutuhan khusus ini. “Saya saja terharu setelah menonton video itu,”ujar mantan Ketua PGRI Kota Pagaralam ini.




Pembina Pramuka SMAN 3 Pagaralam M Marzuki SKom menambahkan, penyerahan hadiah Lomba Video Pramuka akan dilaksanakan pada 27 April mendatang. “Rencananya Pak Adhyaksa langsung menyerahkannya kepada gubernur. Dari gubernur baru ke Walikota Pagaralam,”tutur Uki-sapaan akrabnya, ketika dihubungi Pagaralam Pos tadi malam.




Mengapa harus mengambil tema anak-anak berkebutuhan khusus? Menurut Uki, tema itu sengaja diangkat karena pihaknya memandang tema ini jarang diangkat dalam sebuah video. Juga bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa anak berkebutuhan khusus itu memiliki banyak potensi sama seperti anak yang normal. “Harapan kami kepada orangtua orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus janganlah minder,”ucap Uki. (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.