Sebelum Loncat dari Jembatan Benteng, Radiman Tulis Surat Wasiat, Isinya Bikin Pilu

Foto: Heru/Pagaralam Pos
EVAKUASI: Anggota kepolisian saat mengevakuasi tubuh Radiman d isekitar area Plaza Tepian Lematang Lahat, Minggu (13/5).

PAGARALAM POS, Lahat – Warga Kota Lahat berada di sekitar area Jembatan Benteng, sekitar pukul 14.00 WIB dibuat geger oleh seorang pria paru baya berusia 63 tahun, yang nekat terjun bebas dari jembatan, berjarak sekitar 30 meter dari permukaan Sungai Lematang.




Terakhir, diketahui pria yang diduga depresi akibat adanya perselisihan antar keluarga itu bernama Radiman, warga Gang Melati, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kota Lahat. Sayangnya, niat Radiman untuk mengakhiri hidup gagal, kendati sudah meninggalkan surat wasiat di dalam kantong saku celananya. “Sebelumnya hanya berdiri-diri saja, tiba-tiba melompat,” ujar Joko, saksi mata yang saat itu sedang berada di halaman Tepian Sungai Lematang, Minggu (13/5).




Penyelamatan Radiman berlangsung dramatis. Anggota Satreskrim, Satlantas Polres Lahat, ditambah Dinas Damkar dan BPBD Lahat akhirnya bisa mengangkut tubuh Radiman dari atas talut tepian Sungai Lematang. “Murni percobaan bunuh diri. Diduga korban ini depresi sedang ada masalah keluarga,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, melalui Paur Humas, Ipda Sabar T.




Berikut isi surat yang ditulis tangan oleh Radiman, sebelum melancarkan aksinya. “Mamak dan Lala. Selamat tinggal, inilah keinginan Ratno dan Tole. Pintaklah tolong dengan saudarimu, karna Ratno dan Tole niat membunuh kita bertiga. Uruslah Mak, Anak kita. Kepada tetangga segerah kuburlah mayatku, karna tidak ada saudara. Biarku tetap mendampingi Mamak dan Lala, walau tak nampak lagi. Kepada yang menyelamatkanku, terimakasih. Alamatku depan Panti Putra, Gang Melati. “Ada masalah keluarga, kami tidak tahu kalau jadinya begini,” ujar Sundari, Istri Radiman, saat di ruang IGD RSUD Lahat, sekitar pukul 15.00 WIB. (mg02/CE-V)

You can leave a response, or trackback from your own site.