Syarat Wajib Naik Pangkat, Tidak Menanam, Rekomendasi Bakal Ditahan

Foto: Edi/Pagaralam Pos
SYARAT WAJIB: Kepala Badan BKPSDM Kota Pagaralam Nyayu Dwi Lusiana menanam bibit pohon, untuk syarat wajib kenaikan pangkat periode Oktober 2018 mendatang.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam yang akan naik pangkat, wajib menanam bibit pohon. Hal ini sesuai dengan Instruksi Walikota Pagaralam No 1 Tahun 2018. Tidak menanam, rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditahan.




Plt DLH Kota Pagaralam, Joni SE MM, melalui Kabid Pengendalian dan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Gusroni SH MH mengatakan, dalam melengkapi berkas pengajuan kenaikan pangkat, wajib menanam bibit pohon ketapang kencana. “Setelah ASN bersangkutan melakukan penanaman bibit pohon, kita akan mengeluarkan rekomendasi tersebut,” ujarnya.




Lanjut Gusroni, bila pegawai bersangkutan tidak hadir saat jadwal yang ada, maka rekomendasi dari DLH ditahan (tidak dikelurkan, red). “Kita sudah membuatkan jadwal untuk penanaman bibit pohon tersebut bagi para pegawai yang mengajukan kenaikan pangkat. Seperti halnya di jalan menuju objek wisata Curup Embun, untuk para pegawai yang akan naik pangkat periode Oktober 2018 mendatang,” terangnya.




Untuk penanaman tersebut lanjutnya tidak ada pungutan biaya, para pegawai bersangkutan membeli sendiri bibit ketapang kencana yang akan ditanam. “Kita (personel DLH, red), hanya mengkoordinir PNS untuk melakukan penanaman guna memenuhi persyaratan pengajuan naik pangkat,” bebernya. (10)

You can leave a response, or trackback from your own site.