Generasi Jaman Now Banyak Nyaleg, Fandri Menyerahkan Hasil Akhir Kepada Allah SWT

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
JAWAB SOAL: Penuh konsentrasi Bacaleg asal Parpol PKPI Kasno Fandri Tohari, sembari duduk menjawab soal di tes pemeriksaan kesehatan rohani.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tampil ala kadar dan apa adanya, sosok Kasno Fandri Tohari SE selalu mampu mencuri dan menjadi perhatian masyarakat Pagaralam.




Di tes pemeriksaan kesehatan rohani, pendaftaran calon anggota legislatif berlangsung di Aula SD Negeri 74 Kota Pagaralam misalnya, Fandri yang mengenakan kemeja lengan pendek bermotifkan logo PKPI konsen menjawab soal disuguhkan.




Begitu fokus dan seriusnya mengerjakan soal, tanpa terasa Fandri harus rela jongkok, dengan menjadikan kursi sebagai meja alas tulisnya, dibincangi usai pelaksanaan tes, Fandri mengakui, tes diikutinya adalah salahsatu persyaratan, untuk mendaftar sebagai calon anggota legislatif, yakni harus sehat jasmani dan rohani.




“Alhamdulillah, saya bisa menjawab beragam soal disuguhkan, bila dilihat dalam tes ini, minat masyarakat Pagaralam untuk mencalonkan diri, sebagai anggota DPRD Kota Pagaralam tahun 2019 – 2024 cukup tinggi. Ini menunjukkan masyarakat Kota Pagaralam sudah dewasa dalam bepolitik,” ucap Fandri.




Dengan serangkaian panjang tahap, yang telah ditempuh dalam pencalonan legislatif ini, Fandri berharap, dapat membuahkan hasil yang terbaik. “Inshaa allah, mendapatkan hasil terbaik, tapi semuanya butuh proses dan kerja keras, karena kini banyak muncul bibit-bibit muda generasi jaman now berprestasi, meski begitu akhir perjuangan dan kerja keras itu, semua kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT,” ungkapnya.




Fandri menambahkan, semua upaya dan tahapan dijalankan tersebut, merupakan usaha yang dilakukan di pencalonan legislatif dengan sebaik mungkin. “Terpenting kuncinya kita berusaha sebaik mungkin, apabila diberikan mandat lagi oleh masyarakat Kota Pagaralam itulah amanah, apalah kita tanpa di dukung masyarakat, sebab kita (Anggota DPRD, red) ada karena mereka, tanpa mereka kita bukanlah siapa-siapa,” tutup Fandri punuh bijak. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.