Jarang Diangkut, Sampah Kulit Durian Menumpuk

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
MENUMPUK: Tampak sisa kulit durian di pinggiran jalan Simpang Air Perikan menumpuk, akibat jarang dilakukan pengangkutan.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Tak tersedianya bak penampungan sampah serta turut pula jarang dilakukan pengangkutan, sampah sisa kulit durian dari pedagang menjual durian, berlokasi di Simpang Tiga Air Perikan, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan menumpuk.




Pantauan Pagaralam Pos, tumpukan sampah kulit durian berserakkan di pinggiran jalan ini cukup membuat pemandangan di kawasan sekitar terlihat kurang begitu nyaman. Lebih lagi volume sampah kulit durian itu berpotensi terus bisa bertambah jika jarang atau tak kunjung juga dilakukan pengangkutan.




“Kita selaku pedagang durian siap kalau dikenakan biaya kebersihan, asalkan sampah-sampah kulit durian ini dapat diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga tak lagi terlihat menumpuk di pinggiran jalan,” terang Mang Ucit (42), salahsatu pedagang durian biasa mangkal di kawasan Simpang Tiga Air Perikan.




Terpisah, Camat Pagaralam Selatan, M Helmi SE MM dimintai keterangan, mengakui bila dirinya sudah menerima laporan tersebut. “Sudah kita laporkan ke Dinas terkait. Infonya juga telah dilakukan pengangkutan. Masalah sampah ini kita harap, baik pedagang maupun petugas kebersihan bisa saling bekerjasama dengan meningkatkan kepedulian,” imbuhnya. (09/CE-V)

You can leave a response, or trackback from your own site.