Air Sumur Menghitam Disinyalir Akibat Debu Batubara

Foto : Heru/Pagaralam Pos
SIRAM : Sejumlah mobel tengki sedang menyiram jalan yang dilalui angkutan batubara.

PAGARALAM POS, Lahat – Tindak lanjuti laporan warga, adanya air sumur warga yang mengitam akibat aktifitas batu bara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tinjau lokasi yang dilaporkan. Mengambil sejumlah sampel air sumur milik warga Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur.

“Kita sudah mengambil sampel air sumur, akan kita cek di laboratorium dahulu. Terpenting saat ini kendaraan yang keluar dibersihkan, bila perlu bannya disemprot air,” ucap Kepala DLH Lahat, Ir H Misri MT, melalui Kabid Penataan dan Penaatan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lepi Desmianti ST MT, Rabu (1/8).

Lepi membeberkan, air sumur warga yang menghitam ini disinyalir tercemar batubara yang diangkut kendaraan, meninjau stokfile dan tempat bongkar muat di Stasiun Banjarsari. Untuk itu Lepi menekankan pada PT RUBS, agar angkutan batubara yang keluar stokfile dibersihkan terlebih dahulu.

Sementara itu, Perwakilan PT RUPS, Punguan Manurung menjelaskan, pihaknya telah menyediakan alat pembersih sisa batubara dengan menggunakan sapu, kemudian juga ban mobil disemprot dengan steam. “Untuk dijalan, kita juga menurunkan mobil tangki penyiraman, termasuk 13 tukang sapu dari simpang rapen,” elaknya. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.