Cuaca Tak Menentu, Waspada Penyakit DBD Mengintai

PAGARALAM POS, Pagaralam – Cuaca tidak menentu di musim penghujan tahun ini, seringkali diselingi dengan cuaca panas, karena hujan tidak setiap hari turun. Kondisi tersebut membuat nyamuk Aedes Aegypti, dapat berkembang biak lebih baik. Sehingga, masyarakat harus lebih ekstra waspada, terhadap nyamuk penyebab Dengue Haemorrhagic Fever atau Demam Berdarah (DBD).




“Belakangan ini di tengah kondisi cuaca tidak menentu, perkembangbiakan nyamuk cendrung pesat, kita pun senantiasa melalui UPTD Puskesmas, setiap Posyandu memiliki tenaga penyuluh kesehatan, kita imbau terus melakukan penyuluhan kesehatan,” terang Kepala Dinkes Kota Pagaralam Hj Lili Ernani SE MKes melalui Sekretaris Misnan SIp.




Perubahan kondisi cuaca begitu cepat, mulai dari panas ke penghujan, sebut Misnan, biasanya terjadi perkembangan jentik-jentik nyamuk, mengantisipasi hal itu tim Dinkes mengimbau kepada masyarakat, untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.




“Caranya, dengan melakukan langkah 3 M plus (Menguras, Menutup dan Menimbun + pemberian bubuk abate, pada tempat penampungan air, agar jentik nyamuk bisa mati,” jelas Misnan.




Apabila ada warga terserang penyakit, tambah Misnan, dengan gejala-gejala panas dingin, ada bercak merah pada kulit, segeralah berobat ke Puskesmas terdekat atau ke Rumah Sakit (RS), sehingga bisa dilakukan uji laboratorium.




“Nanti setelah diperiksa di Labor, bila terserang DBD tim Dinkes, akan croscek ke lapangan untuk melakukan foging di sekitar timpat tinggal warga, yang dinyatakan penyakit DBD tersebut,” ungkapnya.




Mengenai kasus DBD sendiri, sambung Misnan, sejauh ini masih cukup aman, tidak terekam kasus DBD yang menyerang warga. “Untuk saat ini alhamdulillah aman, tidak ada kasus warga terserang penyakit DBD,” pungkasnya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.