Info Berantai Hoax, Harga BBM Belum ‘Bergejolak’

PAGARALAM POS, Pagaralam – Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi belum bergejolak, meski ada penguatan dolar terhadap rupiah. PT Pertamina (Persero) memastikan belum ada kenaikan terhadap harga BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).




Pantauan Pagaralampos.com Minggu (9/9), harga BBM subsidi maupun nob subsidi di SPBU CODO Air Perikan belum berubah. Harga premium salahsatunya masih bertengger di Rp6.450 per liter.




Demikian pula dengan harga pertamax dan pertalite non subsidi masing-masing masih Rp 9.700 per liter dan Rp 8.000 per liter. Bio solar juga masih bertahan di harga Rp 5.150 per liter serta dexlite di Rp 9.200 per liter.




“Harga (BBM) belum ada perubahan. Dari Pertamina sendiri belum ada informasi soal kenaikan harga,” ucap Manager operasional SPBU Codo Air Perikan, Eko SH, ketika dihubungi Pagaralampos.com.




Beberapa hari lalu di media sosial seperti facebook beredar kabar berantai soal kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi per 8 September. Kenaikan harga ini dikaitkan dengan penguatan dolar terhadap rupiah.




Berdasarkan informasi ini, harga premium naik menjadi Rp 9.500 per liter, pertalite Rp 11.000 per liter, pertamax Rp 14.000 per liter. Selanjutnya harga bio solar disebut naik menjadi Rp 8.250 per liter sedangkan dexlite Rp13.000 per liter.




“Itu hoax (kabar bohong),” ucap Adri, SR PT Pertamina (Persero) Wilayah Lubuk Linggau, Lahat dan Pagaralam, saat dikonfirmasi Pagaralampos.com mengenai kabar berantai mengenai kenaikan harga BBM di Medsos. (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.