Retribusi Lapak Sudah Mencapai 86 Persen

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan pengolaan Pasar Kabupaten Empat Lawang menargetkan Seratus Juta rupiah pertahun, untuk Retribusi Lapak. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian,Perdaganagan dan Pengolaan Pasar Kabupaten Empat Lawang Rudiyanto Sp melalui Kabid Kamirun saat di konfirmasi koran ini, senin (8/10).




“Untuk target retribusi seratus Juta pertahun, itu target dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Empat Lawang,” katanya.




Dikatakannya, retribusi yang sudah terkumpul di Dinas Perindustrian , perdagangan dan Pengolaan pasar saat ini sudah mencapai 86 persen dari retribusi lapak pasar yang ada di Kabupaten Empat Lawang.
“Untuk Januari sampai September, kita sudah mengumpulkan 86 juta rupiah, dari dua pasar yaitu Pasar Tradisional Tebing Tinggi dan Pasar Tradisonal Modern (PTM) Pendopo,itu semua hanya Lapak pedangan bukan yang lain lain seperti parkir itu Dinas Perhubungan,” jelasnya.




Dia juga menjelaskan, di tahun 2017 target retribusi dari BPKAD ialah 200 juta Rupiah namun dikarenakan terjadi berbagai kendala maka di tahun 2018 di ubah menjadi 100 juta Rupiah.




“Ditahun 2017, target kita 200 juta rupiah, namun kita hanya bisa mengumpulkan 150 juta, kendala yang kami temui salah satunya alasan pedagang yang sepi pembeli, ada oknum pedagang yang tidak mau membayar dan juga banyak pedagang yang musiman seperti saat hari- hari besar seperti Idul Fitri dan idul Adha, dan setiap pedangan tersebut baik harian, mingguan atau bulanan itu semua di kanai biaya retribusi sebesar seribu rupiah, tapi kalau PTM Pendopo itu sistemnya kontrak,” ucapnya.




Sedangkan lanjut Kamirun, untuk retribusi dari Kalangan yang ada di Kecamatan-kecamatan itu, retribusinya tidak masuk ke Dinas Perindustrian, perdagangan dan Pengolahan pasar, melainkan masuk ke Kas Desa masing-masing tempat kalangan tersebut.




“Kalau kalangan itu masuk ke Kas Desa, di Empat Lawang ini ada satu kalangan yang sudah kita Bangun yaitu kalangan di Kecamatan Lintang Kanan, karena Tanah nya sudah di hibahkan ke Pemerintah Kabupaten Empat Lawang,” tuturnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.