Bangun Tower Telekomunikasi Harus Ikuti Prosedur

Foto: gusti/Pagaralam Pos
BAHAS: Sekdakot Kota Pagaralam pimpin pembahasan renana pembangunan menara telekomunikasi, Kamis (11/10).

Pagaralampos.com – Pembangunan menara telekomunikasi di wilayah kota Pagaralam menjadi sorotan serius Pemkot Pagaralam. Oleh karenanya, untuk pendiriannya harus sesuai dengan tata ruang wilayah yang sudah direncanakan.




Seperti yang diungkapkan Sekdakot Pagaralam, Drs H Syafrudin Msi saat memimpin pembahasan pendirian menara telekomunikasi ditiga lokasi dalam waktu dekat ini. “Pembangunan menara telekomunikasi harus disesuaikan dengan tata ruang,” katanya seraya menyinggung rencana pembangunan rusunawa serta kantor pajak pratama.




Sementara, pembahasan rencana pendirian tower yang dibahas du Ruang Rapat Besemah III, Sekretariat Kota Pagaralam dimaksud berlokasi di Jalan Lesung Batu, Kelurahan Ulu Rurah; Jalan Kapahiang Kampung Purwosari, Kelurahan Beringin Jaya; Jalan Laskar Wanita, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara.




Ditambahkan, Kepala DinasPekerjaan Umum dan Penatataan Ruang Kota Pagaralam, H Hariadi Razak ST melalui Kabid Tata Ruang, Aris ST mrngaku, untum pembangunan menara telekomunikasi harus mematuhi prosedur aturan yang ada. “Di Kota Pagaralam, ada tiga lokasi menara yang sudah dibangun namun tidak beroperasi karena menyalahi prosedur,” ujar dia.




Dia menyebutkan, adapun untuk pendirian tower telekomunikasi dimaksud tidak hanya lokasinya tidak menyalahi seperti diarea hutan lindung. Dibangun didaerah yang tidak koneksi sinyal. “Harus ada rekomendasi pihak terkait tidak hanya bidang Tata Ruang, juga Kominfo, serta Lingkungan hidup serta pihak perizinan,” beber dia.




Sementara, sebelumnya dikatakan Plt Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam, Joni SE melalui Kabid P4LH, Bonsen Hendi mengatakan, terkait rencana pembangunan tower telekomunikasi ini terlebih dahulu harus memiliki rekomendasi izin pihak terkait. “Demikian juga dengan izin linkungan harus diurus terlebih dahulu, demikian juga rekomendasi izin lainnya dengan pihak terkait,” pungkas dia. (PP1)

You can leave a response, or trackback from your own site.