Mendadak Bikin Kaget, Harga Pertamax Rp10.600 per liter

PAGARALAM POS, Pagaralam – Pemerintah secara mendadak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pertamax pada Rabu lalu (10/10). Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pagaralam dibikin terkaget-kaget.




Direktur Operasional SPBU CODO Air Perikan, Eko SH menceritakan, pihaknya mendapatkan informasi soal kenaikan harga pertamax pada Rabu (10/10) sekitar pukul 10.00 WIB. SPBU lalu memberlakukan harga baru tersebut satu jam berikutnya yakni pukul 11.00 WIB. Eko mengaku saat itu dirinya kaget, karena situasi ini tak seperti yang dulu.




“Biasanya kan ada jeda waktu yang cukup banyak. Misalnya kalau dulu dikasih tahu pukul 6 sore. Nah untuk pemberlakuannya baru pukul 00.00 WIB esok harinya,” tutur Eko, Kamis (11/10).




Toh, selaku pengusaha, Eko tak bisa berbuat banyak. Tepat pukul 11.00 WIB Rabu lalu itu, SPBU CODO Air Perikan resmi menetapkan harga pertamax yang baru. Semula disebutkan Eko, harga pertamax Rp9700 per liter. Kini, setelah ada perintah dari PT Pertamina, harga pertamax di SPBU CODO Air Perikan dijual dengan harga Rp 10.600. “Naik Rp900 per liter,” lanjut Eko.




Beberapa konsumen yang hendak mengisi pertamax kata Eko, juga tak kalah kagetnya dengan kenaikan harga tersebut. Menurutnya, ada konsumen yang seolah belum percaya dengan harga pertamax yang baru itu. Hal ini diakuinya karena pihaknya belum sempat memberitahukan kepada para konsumen. “Waktunya tidak lama,” ujarnya.




Selain pertamax, pada Rabu itu juga dexlite juga mengalami kenaikan secara mendadak. Semula harga dexlite Rp 9.750 kini menjadi Rp 10.700. Menurut Eko, khusus di Pagaralam, harga BBM yang naik adalah pertamax dan dexlite saja. Adapun harga premium, pertalite, solar, bio solar, kata Eko belum naik. “Sampai saat ini belum ada informasi kepada kami tentang kenaikan harga premium dan pertalite,” jawab Eko. (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.