Tiga Remaja Mabuk, Aniaya Teman

Foto : Ist For Pagaralam Pos
RAWAT : Nopriadi korban penganiayaan ketika dalam perawatan medis, Minggu (4/11).

PAGARALAM POS, Lahat – Ulah mulut Nopriadi (23) yang asal bicara, membuat dirinya jadi sengsara. Warga Desa Sungai Laru, Kecamatan Kikim Tengah, Lahat, terpaksa mengalami sejumlah luka robek, luka memar, patah tulang hidung dan patah gigi. Setelah dianiaya oleh rekannya sendiri, ditengah asik meneguk tuak campur Komix di salah satu warung warga.




Kisah sial yang dialami Nopriadi ini berawal, Sabtu (3/11), sekitar pukul 20.30 WIB. Seperti biasa, malam minggu kali ini, Nopri kembali ingin hepi-hepi bersama temannya. Sambil menggunakan sepeda motor jenis Yamaha RX King, sekitar pukul 18.30 WIB, Nopri pun tiba di warung milik Bedianto di Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat, Lahat, tempatnya biasa ngumpul.




Rupanya disana sudah lebih dulu datang, Iwan alias Bengkung, Julek, dan Dwi. Yang sudah dalam keadaan setengah mabuk sambil meneguk tuak sebanyak tiga liter campur komix, dan menghisap aibon. Keempat sekawan ini akhirnya terlibat obrolan. Sekitar pukul 20.30 WIB, Nopriadi memisahkan diri mengobrol berdua bersama Dwi di samping warung. Iwan pun ikut bergeser dari tempat duduknya, dan berdiri di depan warung. Sedangkan Julek, berdiri di depan bengkel, dengan jarak posisi Iwan sekitar 2 meter.




Tiba-tiba tanpa isyarat, sambil membawa balok kayu Nopri langsung mengejar Iwan. Beruntung Iwan bisa menangkap tangan kiri Nopri, sebelum balok kayu mendarat di tubuhnya. Dwi rupanya tidak bisa hanya diam melihat rekannya hendak dipukuli. Persis dari arah belakang, Dwi langsung menganyunkan Senjata Tajam (sajam) jenis parang ke arah leher Nopri.




Nopri pun tumbang. Sayangnya Dwi tak berhenti mengayunkan sajam yang dipegangnnya ke sekujur tubuh Nopri. Iwan rupanya tak ingin ketinggalan, ia juga ikut melayangkan pukulan ke tubuh Nopri. “Sajam itu milik Iwan. Motifnya karena dendam lama, tapi belum tahu masalah apa,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, disampaikan Kapolsek Kikim Barat, Iptu Herdi Fahrudin, Minggu (4/11).




Akibat kejadian itu, Nopri terpaksa mengalami luka robek di kepala bagian belakang 20 Cm lebar 2 Cm, kepala belakang dekat leher 10 Cm lebar 1 Cm, bahu kanan 7 Cm lebar 1 Cm, bibir atas robek 3 Cm, bibir bawah robek 2,5 Cm, luka sayatan di bagian dada dan punggung, luka sayat di leher sebelah kanan, luka tusuk rahang sebelah kanan. Patah tulang hidung, serta patah gigi bagian bawah dan atas. “Tersangka Dwi dan Iwan, sudah menyerahkan diri ke Polres Lahat, sekitar pukul 13.30 WIB. Sedangkan Julek, masih kita lidik,” ujar Herdi Fahrudin. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.