Kecam Keras Byar-pet Listrik

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Kinerja PLN Tebing Tinggi, kembali menjadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang. Seperti yang disampaikan Fraksi Demokrat DPRD Empat Lawang, melalui Ketuanya, Herman Rusul mengecam keras sering terjadinya byar-pet listrik PLN di Tebing Tinggi, yang dinilai sudah sangat keterlaluan.




“Saya, mewakili Fraksi Demokrat DPRD Empat Lawang, mengecam keras byar-petnya listrik yang sudah keterlaluan. Ini sama saja, PLN di Empat Lawang tidak mendukung program dan tidak mengikuti agenda Bupati Empat Lawang, dalam menyukseskan program Empat Lawang Madani,” tuding Herman.




Saat pelaksanaan sidang paripurna usai, suami Holda, salah seorang anggota DPRD Sumatera Selatan dari Partai Demokrat tersebut dikonfirmasi wartawan, kembali menegaskan hal yang sama. Dikatakannya, pernyataan yang dia sampaikan itu, merupakan keluhan yang sama yang dirasakan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang selama ini.




“Terutama di Tebing Tinggi. Saya merupakan anggota DPRD Empat Lawang asal Dapil Tebing Tinggi dan Saling, yang saya sampaikan ini merupakan keluhan yang cukup lama dirasakan masyarakat di Dua Kecamatan itu, dan harus saya sampaikan dalam setiap kesempatan paripurna semacam ini,” imbuhnya.




Dijelaskannya, di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan Saling, padamnya listrik sudah keterlaluan dan tidak terhitung lagi setiap hari. Bahkan saat menjelang magrib, itu menjadi langganan padamnya listrik di Tebing Tinggi dan Saling.




“Kami pernah panggil pihak PLN untuk membahasnya bersama-sama di dewan. Tapi yang datang hanya supervisor-nya saja, bukan orang yang bisa memutuskan kebijakan. Inikan sama saja tidak,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, mestinya, pihak PLN Tebing Tinggi, dapat mencari solusi yang tepat untuk mengurangi perasalahan byar-pet listrik. Namun kenyataannya, byar-pet semakin menjadi-jadi bahkan sangat keterlaluan.




“Ya memang, kita tahu jika PLN berjanji akan menuntaskan persoalan gardu induk listrik paling lambat April 2019 mendatang. Tapi, sebelum gardu induk berfungsi, adakah solusinya agar listrik tidak lagi byar-pet. Paling tidak mengurangi intensitas Innalilllah-nya (mati, red). Kalau tidak ada, patut kita pertanyakan kinerja mereka,” tukasnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.