BPBD Belum Miliki Sarana Pusdalops

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Semenjak terbentuk Kabupaten Empat Lawang sampai dengan saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, belum memiliki peralatan atau kelengkapan serta sarana Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB). “Sebenarnya, bisa kita mengajukan Pusdalops, namun syaratnya harus ada Kantor sendiri. Sedangkan Kantor BPBD yang ditunggu saat ini sebenarnya bukan khusus untuk BPBD,” kata Kepala BPBD Empat Lawang M Taufik kepada wartawan, kemarin.




Dikatakan Taufik, sebenarnya Pusdalops tersebut tergolong penting, karena tugas dari Pusdalops memberikan dukungan kegiatan pada saat sebelum bencana (pengumpul, pengolah, penyaji data dan informasi kebencanaan) secara rutin saat bencana. Memberikan dukungan pada Posko Tanggap Darurat dan Pelaksanaan Kegiatan Darurat Pasca Bencana. Memberikan dukungan kegiatan pada saat setelah bencana terjadi (penyedia data dan informasi khususnya dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi). “Apabila kita memiliki perlengkapan Pusdalops itu, petugas yang berjaga tidak bisa pindah-pindah atau asal dipindahkan begitu saja karena petugas Pusdalops memiliki tanggung jawab sendiri,” ungkap Taufik.




Masih kata Taufik, Pusdalops memiliki berbagai fungsi, diantaranya fungsi penerima, pengolah dan pendistribusi informasi kebencanaan, fungsi penerima, pengolah dan penerus peringatan dini kepada instansi terkait dan masyarakat, fungsi tanggap darurat sebagai fasilitator pengerahan sumber daya untuk penanganan tanggap darurat bencana secara cepat tepat, efisien dan efektif serta fungsi koordinasi, komunikasi dan sinkronisasi pelaksanaan penanggulangan bencana.
“Setiap harinya, petugas di Pusdalops ini nanti melaporkan seluruh wilayah Empat Lawang mulai dari kondisi cuaca, daerah rawan bencana maupun aktifitas ditiap Kecamatan,” ujarnya.




Saat ini, untuk pusat informasi di BPBD Empat Lawang sendiri mengandalkan jaringan via komunikasi tiap Kecamatan, beda halnya apabila ada Pusdalops karena perlengkapan Pusdalops bisa terkoneksi atau terhubung dengan BMKB Provinsi Sumsel.”Penting sebenarnya sarana Pusdalops, tapi kalau syarat Aisha lengkap atau sudah punya Kantor resmi nanti akan kita ajukan ke Pusat untuk sarana Pusdalops,” tambahnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.