Dinkes Siapkan Puskesmas IPWL Untuk Rehabilitasi

Foto : Agus/Pagaralam Pos
REHAB : Suasana pertemuan yang diselenggarakan Dinkes, untuk membahas masalah persiapan Puskesmas IPWL untuk rehabilitasi narkoba.

PAGARALAM POS, Muratara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menggelar pertemuan dengan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada dalam wilayah Kabupaten Muratara, Rabu (12/12). Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan Puskesmas, baik yang sudah Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) maupun yang belum IPWL, untuk melayani rehabilitasi terhadap pecandu narkoba yang ingin berhenti menggunakannya.




Pertemuan itu dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Muratara, Dokter Puskesmas, pengelola program jiwa, dan pengelola IPWL Puskesmas. Sebagai nara sumber dr Farah Syafitri Karim SPKJ dari Dinkes Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bertempat di Aula Rumah Makan Syifa kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.




Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Muratara melalui Kepala Bidang (Kabid) P2P pada Dinkes Muratar Fatahul Rachman mengatakan, kegiatan ini adalah pertemuan fasilitas pelayanan kesehatan IPWL. “IPWL ini salah satu program kesehatan yang mendukung visi misi Bupati Muratara untuk bebas narkoba,” kata Fatahul Rachman.




Diungkapkannya, di Kabupaten Muratara baru ada empat Puskesmas yang sudah menjadi IPWL, sesuai dengan Surat Keterangan (SK) Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI). Diantaranya Puskesmas Karang Jaya, Puskesmas Rupit, Puskesmas Nibung dan Puskesmas Bingin Teluk. “Kita Ini ada 8 Puskesmas, namun yang IPWL baru ada 4 Puskesmas. IPWL itu bisa institusi, bisa di Puskesmas, bisa RSUD, bisa BNN atau yang ditunjuk dari BNN,” ungkapnya.




Ia menyarankan bagi pemakai atau pecandu narkoba yang ingin berhenti menggunakannya, datang saja ke Puskesmas yang sudah IPWL, lalu berkonsultasi kemudian berobat di Puskesmas tersebut. “Misalnya, kita ini pemakai atau pecandu, kita datang saja ke Puskesmas, kemudian konsultasi dengan Puskesmas, bahwa kita ingin berhenti memakai narkoba. Nah dari Puskesmas nanti akan memeriksanya, kemudian berobat di sana (Puskesmas, red), dengan cara rawat jalan, seluruh biaya ditanggung oleh Kementerian Kesehatan. IPWL juga bekerjasama dengan kepolisian setempat (Polsek),” terangnya.




Diungkapkannya, IPWL yang sudah berjalan di Muratara yakni Puskesmas Bingin Teluk yang sudah menangani pasien sebanyak 38 orang selama tahun 2018. “Bagi pasien yang sudah dilayani, mereka akan mendapat kartu berobat dari puskesmas IPWL sebagai rehab narkoba,” tuturnya.




Sementara itu Kepala Puskesmas Bingin Teluk Kecamatan Rawas Ilir, dr Lucky Century membenarkan jika Puskesmas Bingin teluk sudah menangani pasien sebanyak 38 orang. “Memang benar, kita sudah menangani pasien sebanyak 38 orang beberapa bulan lalu, namun sekarang kita sudah menangani pasien sebanyak 43 orang,” akunya. (mg01)

You can leave a response, or trackback from your own site.