PT BP Kembali Digoyang Warga

PAGARALAM POS, Lahat – Persolan sengketa lahan antara PT Banjarsari Pribumi (BP) , dengan masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, nampaknya belum usai. Kali ini giliran Hernawati menuntut haknya, atas lahan yang telah digusur perusahaan Batubara ini.




“Lahan seluas 4 hentar ini peninggalan almarhum suami saya. Saya disini hanya menuntut hak saya, karna lahan itu sudah asal digusur perusahaan,” ujar Hernawati, ketika mengikuti rapat mediasi di ofroom Pemkab Lahat, Kamis (10/1).




Pihak perusahaan pun menyangkal keras pernyataan Hernawati. Joko Surrisno, pihak PT Banjarsari Pribumi bagian pembebaaan lahan menuturkan, lahan yang sebelumnya milik Ahmad Subri ini, sudah dibebaskan. Bahkan pihaknya mengantongi jawaban tertulis, dari hasil survey sebelum pembebasan. “Sepengetahuan kami, tanah Hj Hernawati sudah mendapat penggantian melalui Ujang Hernawan,” tuturnya.




Sementara, Ujang Hernawan, selaku tim pembebasan lahan mengaku, posisi koordinat lahan tersebut, masuk dalam lahan seluas 100 ha yang menjadi komplain dari 3 desa, yaitu Desa Banjarsari, Gedung Agung dan Desa Muara Lawai, yang sudah terselesiakan. “Memang beberapa lahan disana, sudah dimiliki beberapa warga, juga diperkuat sertifikat,” bebernya. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.