Kepetangan, Sampah Tertinggal

foto: net/ilustrasi

PAGARALAM POS, Pagaralam- Sebagian masyarakat Dusun Bumi Agung dan Pagardin memiliki kebiasaan membuang sampah pada petang hari. Kebiasaan ini mesti dirubah supaya cocok dengan jadwal pengangkutan sampah.




Camat Dempo Utara Drs Bahrul Hidayat Drs Bahrul Hidayat menuturkan, sebagian masyarakat di Dusun Bumi Agung dan Pagardin memiliki kebiasaan membuang sampah di waktu pagi. “Mereka lebih sering membuang sampah sore hari. Ketika pulang dari berkebun,”ujar Dayat sapaan akrabnya, ketika ditemui Pagaralam Pos setelah pengukuhan 17 Ketua RW.




Kebiasaan itu lanjut Dayat, membuat sampah-sampah tak sempat terangkut oleh truk pengangkut sampah. Sampah-sampah ini tetap tertumpuk dalam kotak. Sebab, truk pengangkut sampah biasanya bergerak pada pagi hari, bukan pada sore. “Mau tidak mau, sampah yang dibuang di sore hari, akan diangkut esok pagi,”tuturnya.




Tak jarang sampah-sampah yang belum sempat terangkut itu tercerai-berai lantaran diobrak-abrik hewan seperti anjing. Ketika hujun turun, tak sedikit sampah ini masuk dalam drainase jalan yang pada akhirnya memicu terjadinya banjir.




Karena itu Dayat menghimbau supaya kebiasaan membuang sampah itu dirubah. Dari membuang sampah pada sore hari menjadi pagi. Sehingga, sampah-sampah akan terangkut semua tanpa ada yang tertinggal di dalam kotak. “Saya sudah minta kepada ketua RW dan RT untu rajin memberikan sosialisasi kepada masyarakat,”katanya pula. (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.