Deru : Jangan Ikutan Sensasi “Menggaruk yang Dak Gatal”

Foto : Humas Pemprov Sumsel
JANGAN MUDAH TERPANCING : Menjelang Pileg dan Pilpres 2019, Gubernur Sumsel H.Herman Deru mewanti-wanti warganya untuk menjaga kedewasaan sikap dan tidak mudah ikutan terpancing sensasi.

PAGARALAM POS, Palembang – Menjelang Pileg dan Pilpres 2019, Gubernur Sumsel H.Herman Deru mewanti-wanti warganya untuk menjaga kedewasaan sikap dan tidak mudah ikut-ikutan terpancing sensasi yang disebutnya dengan istilah “Menggaruk yang Dak Gatal”. Pernyataan itu ditegaskannya saat menghadiri silaturrahmi Kapolda Sumsel dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Sumsel tahun 2019, di Ballroom Hotel Swarnadwipa, kemarin.




Diakui Herman Deru, Sumsel sejak dulu memang tak punya bakat terpecah belah karena masyarakatnya sudah terbiasa dengan perbedaan dengan kehadiran 9 suku yang ada. “Sumsel ini sudah aman. Katek yang gatel, tapi kalo digaruk-garuk lecet jadinyo. Jadi saya minta, janganlah ikut-ikutan sensasi menggaruk yang idak gatal itu,” tegasnya.




Di medsos kata Gubernur, ada banyak yang minta benerin jalan ini dan itu. Padahal mereka paham, semua itu butuh proses. “Mereka ini memancing, jadi seolah-olah kita ini tidak bekerja. Saya cek itu mereka ini kadang dari kaum intelektual,” ungkapnya.




Mengingat banyaknya oknum seperti itu, iapun meminta warga Sumsel harus mewaspadai setiap informasi yang masuk. Sedapat mungkin informasi itu harus disaring lebih dulu dengan sebaik-baiknya, karena tak menutup kemungkinan di balik itu ada kepentingan bisnis yang hanya menguntungkan sebelah pihak.




Terkait cara silaturhami itu sendiri Herman Deru mengatakan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Mengingat manfaatnya yang sangat banyak dia berharap silaturahmi yang melibat tokoh agama dan tokoh masyarakat ini tidak hanya digelar di Palembang, tapi juga ke seluruh Kabupaten dan Kota se-Sumsel. “Kita tidak akan terpancing konflik, karena masyarakat Sumsel sudah sangat dewasa,” bebernya.




Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, mengajak semua elemen masyarakat bersama menjaga ketertiban masing-masing. Termasuk kerukunan beragama, suku, ras, adat dan budaya. (rls)

You can leave a response, or trackback from your own site.