Bahas Rengiat Pelatihan 2019

Foto: gusti/Pagaralam Pos
Pelatihan: KSM binaan sebagai peserta pelatihan pengolahan pasca panen memanfaatkan dom (greenhouse, red) yang digelar BDC Pagaralam.

Pagaralampos.com – Pembinaan kepada KSM binaan terus berkelanjutan di lakukan Business Development Center (BDC) Pagaralam. Setelah sebelumnya sudah melatih puluhan industri kopi bubuk, pangan olahan dan petani kopi, di tahun ini direncanakan program lanjutan pelatihan.




Ketua Komite BDC, Yeni Asmara didampingi Manager Pengelola, Nisdiarti mengatakan, rencana pelatihan ini menindaklanjuti adanya pertemuan pihak komite dengan pihak Satker Perumhan Kawasan Pemukiman (PKP) Provinsi Sumsel belum lama ini. “Pertemuan dengan pihak satker provinsi di Palembang merupakan laporan kegiatan yang sudah kita lakukan. Sekaligus, pembahasan remcana pelatihan kepada KSM binaan,” katanya seraya mengatakan adapun misi pelatihan tak lain untuk memajukan serta mempromosikan kopi Pagaralam.




Jika tak ada halangan, rencana pelatihan mengagendakan pelatihan kemasan, pembuatan izin usaha rumahv tangga, dan cuping kopi. “Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, produk industri kopi bubuk bisa lebih berdaya saing, dalam hal kemasan juga kualitas,” kata dia.




Sementara, mengenai pelatihan pelatihan yang sudah digelar, lanjut Yeni, alhamdulillah sedikit banyak sudah ada peerapan dari peserta pelatihan. Dalam hal ini, beberapa KSM kopi bubuk misalkan, pengolahan pasca panen dengan membuat green house atau doom untuk penjemuran.




Untuk diketahui, cara lama penjemuran kopi dilakukan dijalan, diatas tanah ataupun dialasi terpal. “Dengan metode ini, paling tidak biji kopi yang dihasilkan bisa lebih berkualitas dengan penerapan petik merah” kata dia serya mengatakan beberapa produk kopi yang sebelumnya tanpa merk kini sudah dikenalkan cara pembuatan merek.




Yeni juga memotivasi, agar kopi Pagaralam bisa berdaya saing, pola lama harus dirubah. Dalam hal ini mulai cara petik, pemilihan biji kopi, penjemuran, hingga pengemasannya. “Tahun ini, kita rencanakan ada pelatihan berkelanjutan yakni pengemasan, izin untuk pelaku industri rumah tangga (PIRT) yang memproduksi kopi bubuk atau lainnya, Juga cuping kopi. Diharapkan, mind site petani kopi bisa berubah bagaimana kopi Pagaralam bisa berkualitas, harga lebih menjanjikan, serta maju kedepannya,” pungkas dia. (PP1)

You can leave a response, or trackback from your own site.