Kawasan Kumuh di Tebat Giri Segera Dilenyapkan

FOTO: ist
KOTAKU: Pengecekan sekaligus pengukuran rencana lokasi pembangunan infrastruktur lingkungan di Kelurahan Tebat Giri Indah oleh tim faskel.

Pagaralampos.com – Tahun ini, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) direncanakan bersasar di areal kawasan kumuh di Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan. Melalui suntikan dana sekitar Rp 2 miliar, infrastruktur lingkungan di pemukiman padat di lokasi tersebut akan dibenahi serta dibangun.




Demikian diutarakan Korkot Kotaku Pagaralam, Aldi kepada pagaralampos.com saat ditemui di Sekretariat Kotaku Kotaku beralamat di Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara, Kamis (28/3). Dirinya mengatakan, tahun ini program Kotaku dilaksanakan di satu kelurahaan yakni Tebat Giri Indah.




“Kita harapkan pengurangan kawasan kumuh di lokasi kelurahan tersebut tuntas, soalnya dana untuk pembangunnnya mencapai sekitar Rp.2 miliar,” katanya seraya mengatakan sekitar 14 hektar areal kumuh di kelurahan tersebut.




Apa saja yang dibangun? Lanjut Aldi yang belum lama menjabat Korkot Kotaku Pagaralam ini mengatakan, diantaranya jalan lingkungan, saluran dreanase, sanitasi, persampahan hingga belasan titik pembangunan air bersih (sumur bor, red) tersebar di sejumlah RT RW di kelurahan tersebut,” katanya.




Saat ini sudah ada lokasi yang akan dilakukan pembangunan sarana atau infrastruktur di pemukiman tersebut. Tentunya, untuk pelaksanaannya nanti melibatkan sejumlah LKM serta melibatkan masyarakat setempat.




Sementara ditambahkan, Titi Merianti, selaku PPK Kotaku mengatakan, pembangunannya diupayakan secapatnya dilakukan. Namun, untuk saat ini bersamaan dengan adanya moment pemilu (pilpres dan pileg, red).




Agar pembangunnnya lebih focus maka akan dilakukan usai perhelatan pesta demokrasi pada 17 April mendatang. “Sebelum pelaksanaan pembangunan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi di kelurahan tersebut usai Pilpres dan Pileg dengan mengajak sejumlah pihak terkait yang dilibatkan,” bebernya seraya mengatakan diharapkan nanti wilayah tersebut berubah tak lagi kumuh berdasarkan sejumlah indicator perkumuhan. (PP1)

You can leave a response, or trackback from your own site.