Guru di Lahat Banyak Enggan Bayar Zakat

Foto : Heru/Pagaralam Pos
SALURKAN : Wabup Lahat, H Haryanto SE MM saat menyalurkan secara simbolis zakat kepada Fakir Miskin, Guru Ngaji, dan Marbot Masjid, Jumat (17/5).

PAGARALAM POS, Lahat – Pencapaian target zakat ASN jajaran Pemkab Lahat sebesar 2.5 persen, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengalami penurunan. Jika ditahun 2017 mencapai Rp 3,5 milyar, tahun 2018 menjadi Rp 1,9 milyar. Tahun ini target Rp 4 milyar, dipastikan bakal tidak tercapai.




Hal ini terlihat, pada semester pertama tahun 2019 saja, ASN jajaran Dinas Pendidikan Lahat dinyatakan belum menyerahkan zakat. Padahal sesuai Intruksi Presiden No 3 Tahun 2014, ASN diwajibkan menyisihkan pendapatan untuk optimalisasi pengumpulan zakat.




“Terimakasihla sama ASN yang sudah bayar zakat. Tapi untuk Dinas Pendidikan, masih banyak yang belum bayar zakat, segerahlah bayar, aturannya sudah jelas, ini juga untuk masyarakat kita,” ujar Wakil Bupati Lahat, H Haryanto SE MM, disela penyerahan zakat kepada fakir miskin, guru ngaji, dan marbot, Jumat (17/5).




Sementara itu, Ketua Baznas Lahat, H M Nashir Syakni SAg membenarkan, masih banyaknya ASN yang belum melaksanakan kewajibannya. Seperti, Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, baik jajaran kantor maupun guru tingkat SD dan SMP, yang masih banyak belum membayar zakat.




“Seperti kata Pak Wabub, uang zakat ini jangan malah digunakan untuk beli pulsa, manfaatkanlah untuk kebutuhan hidup. Ada 255 fakir miskin, 35 guru ngaji, dan 15 marbot, sudah kita serahkan zakatnya hari ini,” terangnya.




Disisi lain, Kepala Dinas Pendidkkan, Sutoko MSi membeberkan, terkait masih banyaknya para jajaran Dinas Pendidikan yang belum melaksanakan zakat, pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan sosialisi baik jajaran Kantor maupun guru. “Sudah tau semua. Nanti akan kita ajak dari Baznas untuk turun langsung sosialisasi ke setiap Kecamatan, sesudah lebaran lah,” tutupnya. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply