Rusak Fasilitas Perusahaan, Adi Dibekuk Polisi

PAGARALAM POS, Musi Rawas – Satu dari lima terduga pelaku perusakan barang elektronik milik PT CLBB, diringkus anggota Mapolsek Muara Lakitan, dirumahnya di Desa Karya Teladan, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura, sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat (17/5).




Tersangkanya yakni, Adi Kalim (24), kesehariannya PK PT CLBB asal warga Dusun I, Desa Karya Teladan, Kecamatan Muara Kelingi, sedangkan empat rekannya berinisial, TE (35), SJ (51), ES (44) dan EO (38), jadi Daftar Pencarian Orang (DPO).Tersangka bersama temannya melakukan pengerusakan di perumahan staff Estate PT CLBB, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (14/5).




Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Lakitan, Iptu M Romi saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus tersangka dirumahnya. “Benar, tersangka Adi sudah kami tahan, namun keempat rekannya masih dilakukan pengejeran,” kata M Romi, Minggu (19/5).




Iptu M Romi menjelaskan, tersangka diringkus setelah dilakukan pengecekan TKP dan mengamankan barang bukti serta memeriksa saksi dilokasi. Usai melakukan pemeriksaan saksi, anggota langsung melakukan upaya penangkapan tersangka Adi yang kebetulab berada dirumahnya. “Saat dilakukan penangkapan dirumahnya, tersangka berusaha melarikan diri, namun berhasil dikejar dan ditangkap, usai dilakukan introgasi tersangka mengakui perbuatannya,” jelasnya.




Lebih lanjut, kapolsek menjelaskan, diduga pengerusakan terjadi bermula, terkait dengan tuntutan karyawan PK mengenai rapel gaji dan THR yang akan dibayarkan kepada karyawan, mereka meminta agar Estate manager membayar hak karyawan tersebut secara bersamaan, mengenai rapel gaji karyawan PK PT CLBB.




Kemudian, karyawan PK mendengar isu bahwa pembayaran rapel gaji akan di bayar setelah Hari Raya idul fitri, sedangkan THR akan di bayar tanggal 24 Mei 2019. Maka atas dasar ini para karyawan PK mendatangi Estate office dan meminta agar pembayaran Rapel gaji dan THR agar dibayarkan secara bersamaan.




Mengetahui bahwa para karyawan PK datang ke estate office, estate manager memanggil wakil koordinator keamanan dan memberi penjelasan serta memerintahkannya untuk menyampaikan bahwa managemen PT CLBB akan mengakomodir tuntutan mereka dan telah menyurati menagemen pusat untuk membayarkan rapel dan THR secara bersamaan pada tanggal 24 Mei 2019 yang akan datang.




Namun karena yang mendatangi para karyawan PK tersebut adalah koordinator keamanan, para karyawan PK tidak puas dan menjadi brutal dengan melempari office estate dengan batu dan memaksa masuk ke dalam kantor kemudian merusak fasilitas kerja di kantor PT. CLBB. Akibatnya meja kerja, komputer dan printer, sehingga pihak PT CLBB mengalami kerugian Rp 22.675.000, dan melaporkan kejadian ke Mapolsek Muara Lakitan dan menuntut sesuai dengan hukum yang berlaku. “Maka, dari itula tersangka kami ringkus,” tutup Kapolsek. (mg03)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply