Beban Jembatan Belly Maksimal 20 Ton

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Perakitan Jembatan Belly yang berada di Talang Bengkulu dengan Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi diperkirakan tidak lama lagi selesai, dan bisa digunakan akses antara Kecamatan Ulu Musi dan Pasemah Air Keruh (Paiker). Hal ini disampaikan Kepala BPBD Empat Lawang M Taufik melalui Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Murzal Holikan kepada wartawan, Kemarin. “Empat (4) hari lagi diperkiran selesai perakitan jembatan belly dan jembatan belly ini bisa memapung beban maksimal 20 ton sehingga nanti tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermuatan besar,” ungkapnya.




Masih diungkapkan Murzal, Pengerjaan atau perakitan jembatan Belly tersebut terus dipantau oleh BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Empat Lawang bahkan Pemerintah setempat juga ikut memonitor perakitan jembatan. “Pengerjaan jembatan belly terus kita pantau bahkan progresnya saat ini sudah mulai bentang jembatan,” katanya.




Senada dikatakan Kepala Dinas Kepala Dinas PUPR Empat Lawang Syarkowi Rasyid melalui Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Levi Juniansyah, perakitan jembatan Belly terus dipantau sampai sejauh mana perkembangannya. “Perakitan jembatan belly terus kita pantau karena jembatan itu sangat penting bagi akses antara Paiker dan Ulu Musi,” ungkap Levi.




Levi menuturukan, perakitan jembatan belly tidak bisa satu atau dua hari selesai melainkan harus dan tentu saja dan pondasi, namun ia memprediksi jembatan Belly selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri. “Arus Mudik lebaran nanti prediksi kita jembatan sudah bisa digunakan sebagai sarana transportasi,” kata Levi.




Sementara itu, Camat Paiker Indra Supawi mengharapkan pemasangan jembatan belly bisa cepat selesai karena lebaran sudah tidak begitu lama lagi. “Saya berharap jembatan ini bisa selesai agar para warga Paiker yang berada di luar daerah bisa mudik kekampung halaman,” katanya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply