Sebelum Lebaran, Tambal Sulam Ditarget Selesai

Foto: Madhon/Pagaralam Pos
TAMBAL SULAM: Pekerja harian lepas dari Kementerian PU tengah melakukan tambal sulam Jalan Negara di kawasan Taman Makam Pahlawan Kelurahan Karang Dalo.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Memberikan kenyamanan kepada pengendara, baik itu sepeda motor dan mobil, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Jalan Nasional Wilayah II Sumsel melakukan giat tambal sulam Jalan Negara, Senin (27/5).




Kondisi jalan berlubang berdiameter cukup dalam, menjadi titik fokus utama dalam pengerjaan tambal sulam. Targetnya, sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H, permukaan badan jalan Provinsi maupun Negara, sudah tidak terlihat lagi.




“Awal puasa kita sudah mulai, dalam melakukan perbaikan jalan yang rusak, dimulai dari daerah Simpang Air Dingin Kabupaten Lahat hingga memasuki wilayah Pagaralam,” ujar Randi, pemantau pelaksanaan tambal sulam.




Dikatakan Randi, pengerjaan tambal sulam sedikit lebih tinggi. Ini dikarenakan agar saat kendaraan roda empat melintas, jalan yang haus, rusak dan berlubang itu, lama-lama juga bisa semakin lebih padat.




“Kelihatan tambal sulam yang dikerjakan lebih tinggi, pada saat kendaraan roda empat lewat juga nanti akan padat. Untuk itu, kita imbau kepada pengendara, agar senantias dapat lebih berhati-hati dalam melintas. Takutnya, kalau ada material yang belum padat itu buyar,” imbuhnya.




Lebih jauh Randi berharap, dengan diadakan giat tambal sulam, terhadap kondisi jalan Negara yang rusak, maka permukaan badan jalan berlubang, tidak ditemukan lagi hingga para pengguna jalan, yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran, bisa dengan lebih aman, serta nyaman dalam berkendara.




“Sebelum Lebaran Idul Fitri, kita target pengerjaan tambal sulam bisa selesai, sekarang ini kita tinggal lagi menyisir, mana saja permukaan jalan yang berlubang, sebab titik-titik dari permukaan jalan rusak, dengan lubang yang cukup besar sudah ditambal, kita harap dari giat ini, bisa memberikan kenyamanan bagi para pemudik, serta menghindari terjadinya kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak,” tandasnya.




Terpisah, Andre, salah seorang pengendara sepeda motor menyebutkan, jika dirinya sempat merasa cemas, ketika melintas permukaan jalan Negara, yang sudak di tambal sulam, tapi material aspal dilapisi pasir masih buyar. “Takutnya, jatuh terguling melintasi permukaan tambal sulam yang ada pasirnya, karena sudah barang tentu licin, hingga harus benar-benar lebih berhati-hati,” tutupnya. (09)

You can leave a response, or trackback from your own site.