Pelamar Kerja Didominasi Tamatan SMA

Foto : Adi/Pagaralam Pos
PELAYANAN : Suasana pelayanan pembuatan surat keterangan pencari kerja di Dinas Koperasi, UMKM, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang.

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Pasca Idul Fitri 1440/2019, pemohon surat keterangan pencari kerja atau yang lebih dikenal dengan surat kuning, di Dinas Koperasi, UMKM, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang, kembali mengalami peningkatan.




Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Empat Lawang, Kuswinarto melalui Kabid Ketenagakerjaan, Joni Verdi mengatakan, peningkat pemohon surat kuning di dinasnya akhir-akhir ini pasca Lebaran rata-rata setiap harinya mencapai 15 pemohon. “Rata-rata pemohon baru tamat SMA sederajat dengan favorit tujuan lamaran kerja ke tanah Jawa,” ungkap Joni saat dibincangi kemarin.




Menurut Joni, peningkatan pemohon surat kuning di dinasnya ini merupakan fenomena yang biasa terjadi pasca Lebaran. Apalagi pada tahun ini juga bertepatan dengan kelulusan sekolah. “Mereka yang baru tamat SMA ingin merantau ke luar daerah, terutama ke tanah Jawa, apa lagi jika tidak melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi,” jelas Joni.




Para pemohon kartu kuning lanjut Joni, didominasi dari Kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Tebing Tinggi. Sementara sasaran lamaran pekerjaan didomimasi ke pabrik-pabrik. “Kita sebenarnya mempunyai program tentu saja dengan berkonsultasi dengan Bappeda Empat Lawang, untuk menyediakan bursa tenaga kerja. Atau semacam sosialisai informasi bursa tenaga kerja di Kabupaten Empat Lawang,” akunya.




Sehingga masyarakat di Empat Lawang pada umumnya terang Joni, bisa mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan. “Kita juga akan berkoordinasi ke Bappeda untuk mencapai program dan visi/misi Bupati Empat Lawang agar seluruh stekholder lebih mengutamakan atau meningkatkan program pemberdayaan masyarakat, sehingga tersedianya lapangan pekerjaan yang baru,” tuturnya.




Sehingga kedepannya, imbuh Joni, kecendrungan para pelamar kerja itu tidak lagi meninggalkan kampung halaman, hanya demi mencari lapangan pekerjaan. Karena lapangan pekerjaan sudah ada di depan mata. “Pada dasarnya kita cukup miris banyaknya warga kita rela meninggalkan kampung halaman hanya untuk mencari kerja. Harapan kita kedepan, ada peningkatan program pemberdayaan masyarakat di daearah, contohnya desa, merekakan dapat memaksimalkan Dana Desa untuk membuka peluang kerja di desanya, dengan memanfaatkan anggaran pemberdayaan masyarakat yang lebih mengedepankan membuka lowongan kerja baru,” harapnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.