Melawan Pemasangan Pipa Jargas, Enam Warga Diamankan

Foto : Oyong/Pagaralam Pos
Pengamanan : Personel TNI/POLRI, saat melakukan pengamanan di lokasi pemasangan jargas.

PAGARALAM POS, Musirawas – Pemasangan Jaringan Pipa Gas (Jargas), dilakukan oleh pihak PT Tropi Energi Pandan sempat dihalangi warga setempat. Jargas yang dipasang tersebut ternyata masih masuk Daerah Milik Jalan (DMJ), berada ‎di Dusun V, Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura) belum lama ini.




Sedikitnya ada enam warga yang diamankan diantaranya, Bit (60), ‎Leha (40), ‎Om syaputra (39), Mai (50), ‎Emi (39) dan ‎Beben (30), serta satu unit mobil kijang kapsul berwarna silver ikut diamankan.




Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kabag OPS, Kompol Handoko Sanjaya, saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan, bahwa dirinya bersama dengan anggota dilokasi, hanya bertugas sebagai pengamanan saat akan dilakukan pengalian jalan sekaligus pemasangan pipa jargas, terkait adanya laporan dari pihak PT Tropik Energi Pandan. “Kami disini bertugas hanya melakukan pengamanan saja, agar saat pelaksanaan pengalian sekaligus pemasangan pipa jargas berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan,” katanya.




Kompol Handoko menjelaskan, saat melakukan pengamanan, pihaknya menerjunkan 70 personel dan dibantu oleh 50 personel gabungan dari TNI, Sat Pol PP dan Dishub Kabupaten Mura. Sebenarnya, penertiban ini dilakukan sudah sejak dua hari yakni kemarin, Selasa (18/6/2019) dan hari ini, Rabu (19/6/2019), hanya finishnya hari ini telah dilakukan penertiban. “Namun, yang perlu digaris bawahi, penertiban ini dilakukan sesuai dengan peraturan apalagi lokasi tersebut masuk DMJ,” tegasnya.




Senanda disampaikan, perwakilan PT Tropik Energi Pandan, Mukti mengatakan bahwa memang ada kendala dari tiga Kepala Keluarga (KK) atau tiga rumah saat akan dilakukan pengalian pemasangan pipa jargas. ‎Lantaran warga tersebut meminta ganti rugi kepada pihaknya. “Namun kembali lagi, pihaknya melakukan hal tersebut sesuai izin dan masih masuk DMJ serta menjalankan tugas dibawah dan jalur negara,” kata Mukti.




Mukti menjelaskan, sekitar ada 22 Km yang dilakukan pengalian untuk dilakukan pemasangan pipa jargas yakni dari Petunang menuju Bangun Rejo, dimana dilakukan selama dua hari. “Hanya saja, ada tiga KK yang menolak dilakukan pengalian didepan jalan lokasi rumahnya,” ucapnya. (mg03)

You can leave a response, or trackback from your own site.