Mobil Bendahara RSUD Digasak Bandit Pecah Kaca

Foto : Adi/Pagaralam Pos PECAH KACA : Kondisi mobil avanza milik korban bandit pecah kaca.

*Uang Rp 24 Juta Rupiah Melayang

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Bandit spesialis pecah kaca mobil nekat beraksi di area Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. Kali ini sial dialami Selfi seorang ASN sekaligus bendahara RSUD Empat Lawang.




Saat mobil Avanza hitam nopol BG 2832 NH sedang terparkir digasak, dipecah kaca tengah kiri dan diambil barang berharga didalamnya. Peristiwa terjadi Jumat (21/6) sekitar pukul 13.00 WIB di parkiran Pemkab Empat Lawang tepat depan Kantor BPKAD.




Menurut pengakuan korban Selfi, saat itu mobilnya ia parkir di seberang Kantor BPKAD Empat Lawang, dan betapa terkejutnya ia saat hendak pulang melihat kaca mobilnya sudah pecah. “Didalam mobil itu ada berkas, uang Rp 24 juta, dan laptop, yang hilang tas ransel berisi berkas dan uang Rp 24 jutanya saja. Sedangkan laptop masih ada setelah kejadian,” ungkap Selfi.




Dikatakan Selfi, selama diperjalanan ia tidak merasa diikuti orang saat mengendari mobil. Memang uang itu sengaja dia bawa untuk ditabung, namun karena ada urusan disalah satu Kantor Pemkab Empat Lawang, belum sempat untuk menabungkan uang tersebut. “Kejadian itu memang kondisi Sepi, karena waktu Shalat Jum’at. Saya sendiri sudah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Empat Lawang,” jelasnya.




Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi tindak kriminal tersebut. “Iya, kejadian pecah kaca terjadi sekitar pukul 13:30 WIB, saat korban hendak menyetor uang di Bank Sumsel Babel di belakang Kantor Pemda,” jelasnya.
Selanjutnya, pelaku berhasil memecahkan kaca mobil tengah bagian kiri dan menggondol tas yang diletakkan dibangku tengah. “Dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar 24 juta rupiah beserta kertas – kertas , ATM dan bukunya,” tuturnya.




Masih dikatakan Eko, saat ini pihaknya sudah mendapatkan sidik jari pelaku dan masih tahap pengembangan oleh pihak Polres Empat Lawang. “Sidik jari diduga pelaku sudah kita dapatkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) , pelaku masih dalam Lidik,” tegasnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.