12 Juli, Sidang Sengketa PKB Vs KPU Dimulai

Foto: Dok/Pagaralam Pos
MENUJU PERSIDANGAN: Komisioner KPU Kota Pagaralam divisi hukum Hendri di Hotel Grand Mercure Jakarta untuk menghadiri fasilitasi perselisihan hasil Pemilu yang digelar KPU RI.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Sengketa Pileg Pagaralam 2019 antara PKB sebagai pemohon dan KPU RI sebagai termohon di Mahkamah Konstitusi (MK) terus berlanjut. Rencananya sidang sengketa ini akan dimulai pada 12 Juli mendatang.




Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Hukum, Hendri SE mengatakan sidang sengketa Pileg Pagaralam di MK telah ditetapkan jadwalnya. “MK menetapkan jadwal persidangan untuk tiap provinsi. Nah untuk Sumsel, itu sidangnya dimulai 12 Juli nanti,” ucapnya saat dihubungi Pagaralam Pos kemarin (7/7).




Menurut Hendri, pembagian jadwal persidangan per provinsi ini diperkirakan lantaran banyaknya sengketa Pileg yang masuk di MK. Karenanya katanya, jadwal sidang perlu dibagi-bagi supaya prosesnya dapat selesai tepat waktu.




Hendri menambahkan, dalam persidangan nanti, KPU RI hadir sebagai termohon. Adapun DPP PKB sebagai pemohon. Adapun objek sengketanya, khusus Pagaralam adalah hasil Pileg daerah pemilhan Pagaralam Utara. Hendri pun memastikan, kesiapan KPU RI dalam menghadapi persidangan itu “Alat bukti dan jawaban KPU RI sudah dibawa ke MK. Juga kuasa hukum sudah disiapkan,” ucapnya.




Dihubungi Pagaralam Pos beberapa waktu lalu, Ketua DPC PKB Kota Pagaralam Alpian SH mengatakan, pihaknya sudah siap untuk menghadapi sidang sengketa di MK. Pihaknya pun sudah mengirimkan alat bukti dan saksi ke DPP PKB untuk dibawa ke persidangan nanti. “Alat bukti yang dibawa di antaranya C1 TPS yang kami duga bermasalah saja,” imbuhnya.




Diberitakan sebelumnya DPP PKB menggugat hasil Pileg Dapil Pagaralam Utara ke MK. Alasannya, PKB menduga hasil Pileg di Dapil ini bermasalah. Mestinya klaim PKB, hasil Pileg PKB di Dapil Pagaralam Utara lebih besar ketimbang PBB. (11/CE-V)

You can leave a response, or trackback from your own site.