Bonsai Pagaralam Berkelas, Kimeng dan Iprik Raih 10 Terbaik Nasional

Foto: ist
TERBAIK: Bonsai asal Pagaralam mampu meraih 10 terbaik dalam kontes bonsai berskala Nasional.

PAGARALAM POS, Pagaralam – Kabar membanggakan kembali datang dari iven bergengsi tingkat Nasional. Kali ini karya pohon bonsai Kimeng dan Iprik milik Heru Aquardo dan Iman Kasih asal Kota Pagaralam, terpilih 10 terbaik atau Best Ten, berhasil menyapu bersih semua kelas dalam kontes bonsai nusantara skala nasional.




Kontes digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lampung Barat, dilaksanakan mulai 5 hingga 16 Juli 2019, diikuti ratusan seniman bonsai dari Seluruh Indonesia.




Denny Nayoan, salahsatu juri asal Surabaya Jawa Timur, mengaku untuk menetapkan pohon yang mendapat bendera merah (Sangat Baik) dan bendera kuning (best ten), melalui perdebatan dewan juri.




“Alhamdulillah, kami sudah menyelesaikan proses penjurian, dan ternyata nilai yang diberikan oleh masing-masing juri sangat ketat diberikan kepada seniman bonsai terbaik, dengan argumentasi masing-masing,” kata Denny.




Menurut Denny, hal itu disebabkan pohon bonsai yang diikuti peserta semuanya karya terbaik, maka nilai yang diberikan juri sangat ketat, dan itu memaksa dewan juri harus melakukan voting, terutama menentukan top 10.




Sementara itu, Pemilik Bonsai, Iman Kasih, didampingi Heru Aquardo mengaku sangat bangga bisa mewakili Kota Pagaralam dan membawa pulang penghargaan dengan meraih 10 terbaik, mengalahkan ratusan kontestan lainnya se-Indonesia, sekaligus mampu menyapu bersih semua kelas yang diperlombakan.




“Pohon bonsai jenis kimeng dan Iprik yang kami tampilkan dalam lomba mampu meraih Best Ten empat kelas berbeda,” kata Iman seraya menambahkan, ketigakalinya mengikuti kontes bonsai tingkat nasional, sebelumnya di Gianyar Bali dan Bengkulu. (08)

You can leave a response, or trackback from your own site.