Puluhan Warga “Ngadu” ke Pemkab Lahat

Foto : Heru/Pagaralam Pos
DATANGI : Puluhan warga Desa Pagar Batu saat mendatangi Kantor Pemkab Lahat, Rabu (10/7).

PAGARALAM POS, Lahat – Puluhan warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. Datangi Pemkab Lahat guna meminta bantuan dan dukungan, agar masyarakat Desa Pagar Batu bisa mendapatkan lahan seluas 180,36 hektar, dari PT Artaprigel dengan cara pemberian Lahan Prioritas Reforma Agraria (LPRA).




Desakan warga ini dilakukan, persis ketika izin hak guna saha (HGU) PT Artaprigel yang bergerak dibidang perkebunan sawit ini dinyatakan habis. Warga bahkan sepakat tidak akan menberikan izin HGU tersebut, dan ingin mengelola sendiri lahan seluas 180,36 hektar itu.”Sudah sekitar 25 tahun Artaprigel beroprasi, tapi tidak memberikan kontribusi berarti bagi masyarakat kami. Jadi lebih baik kami olah sendiri saja lahan itu,” ujar Andriansyah, Ketua Gerakan Tani Desa Pagar Batu, Rabu (10/7).




Lanjutnya, sesuai PP 86 tahun 2018 tentang reporma agraria, terkait penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan. Bisa melalui penataan aset disertai menyertaan akses, guna kemakmuran rakyat Indonesia.
“Kami minta dipertemukan dengan pihak Artapeigel, dan pihak BPN Lahat.




Kalau lahan itu diserahkan, bukan hanya rakyat yang sejahtera. Melainkan program Presiden Nawacita berjalan, Pemkab berhak membantu rakyatnya, dan pihak Artaprigel bakal dikenal baik dimata masyarakat,” sampainya.
Sementara saat hendak dikonfirmasi, nomor telpon milik Julius, Humas PT Artaprigel dalam kondisi tidak aktif. Puluhan wargapun masih berharap, Pemkab Lahat bisa memberikan solusi terbaik untuk masyarakat. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.