Dana Pusat Tolak Ukur Keberhasilan Kepala SKPD

Foto : Adi/Pagaralam Pos
TANDA TANGANI : Suasana penandatanganan nota kesepahaman, antara Bupati Empat Lawang dan DPRD Empat Lawang

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik muhammad pastikan pencarian dana keluar menjadi tolak ukur, evaluasi keberhasilan Kepala SKPD di Kabupaten Empat Lawang.

Pihaknya ingin melihat sebesar apa dana pusat yang bisa ditarik sang Kepala SKPD dalam membangun Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. “Ini benar, saya akan lihat DAKnya dari APBD ke APBD dan perubahan serta dari thaun ke tahun, SKPD yang ada keterkaitan DAK nya akan di evaluasi,” kata Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad saat menyampaikan sambutan paripurna pembahasan dan penanda tanganan nota kesepahaman atas laporan banggar DPRD Empat Lawang, atas pembahasan racangan kebijakan umum anggaran dan rancangan prioritas dan plapon anggaran sementara tahun anggaran 2020, serta rancangan kebijakan umum perubahan anggaran dan rancangan prioritas dan plapon sementara perubahan tahun angaran 2019, di Gedung DPRD Empat Lawang, kemarin.

Joncik juga menjelaskan dalam waktu dekat, pihaknya bersama 14 Kepala SKPD yang terkait DAK, akan bertemu Dirjen Keuangan untuk melakukan pencarian dana DAK. “Sebelum pidato Kenegaraan Presiden, DAK kita harusnya sudah bisa masuk, makanya secepat itu harus melakukan pertemuan ke Dirjen Keuangan tadi,” ujar joncik.

Tidak hanya itu, Joncik menjelaskan dari ApBD Empat Lawang Rp 1 Triliun  diperubahan mencapai Rp 1.125 Triliun, yang artinya sudah ada peningkatan, bahkan kedepan APBD 2020 lebih meningkat lagi mencapai 1.5 Triliun. “Dengan rincian RKUPPAS Rp 600 Juta dan asumsi DAK 800 Juta,” ujar Joncik.

Selanjutnya, Joncik mengucapkan terima kasih kepada Badan Anggaran, Pansur serta Anggota DPRD lain yang sudah susah paya, membahas dan meluangkan waktu membahas RKUPPAS 2020 dan rancangan prioritas dan plapon sementara perubahan tahun angaran 2019.

‚ÄúPembahasan dan pengajuan ini, sudah menjadi siklus pembangunan daerah yang sudah di atur dalam aturannya, trima kasih sudah membahas, mempelajari dan menyetujui sampai nota sepakatan. Harapan kami sebelum 26 Agustus bisa diselesaikan,” pungkasnya. Sementaar Ketua DPRD Empat Lawang Windera Safri mengaku, setuju atas kebijakan Bupati menjadikan dana pusat tolak ukur dan evaluasi Kepala SKPD. Pasalnya pembangunan Empat Lawang dibutuhkan pejabat yang sanggup berlari mengejar ketertinggalan, jangan sampai Bupati dan Wabup berlari, tapi pejabat di sekelilingnya santai. “Saya sangat setuju sekali, bahkan dari kacamata kami, tidak sedikit SKPD yang hanya menjalankan rutinitas saja, dan itu juga harus di evaluasi. Dana pusat sangat dibutuhkan dalam membangun Empat Lawang, ya jalan keluarnya menjemput dana pusat,” pungkasnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.