Archive for the ‘Seni Budaya’ Category

Lanang Betine Pacak Gale Nganyam

Kerajinan Tangan Besemah Masyarakat Besemah memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka sudah terbiasa untuk membuat beragam bentuk kerajinan tangan yang berbahan dari alam. Menganyam misalnya. Lanang maupun betine Besemah dulunya sama-sama bisa menganyam. Sampai sekarang bentuk kerajinan tangan Besemah ini masih bisa dijumpai di berbagai lokasi. ————————- SUDAH 20 tahun lebih Neti berdagang di sebuah toko […]

Film Dokumenter Sastra Besemah Dikirim ke UNESCO

Pagaralam Miliki ‘Magnet’ Pagaralam rupanya memiliki ‘magnet’. Kota ini mampu menarik para pembuat dokumenter dari Yayasan Tandi Pulau Palembang untuk datang. Mereka akan membuat sebuah film dokumenter yang berisi antara lain tentang sastra tutur besemah. Kelak, bila sudah kelar, film berdurasi 30 menit ini akan dikirim ke UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). […]

Pemilihan Pesirah Marga di Besemah

Cukup Berbisik-bisik, Menang Tanpa Uang Pemilihan pemimpin secara langsung bukanlah sesuatu yang baru bagi masyarakat besemah. Dulu, sebelum pemerintahan marga dihapus, masyarakat besemah sudah terbiasa memilih pesirah secara langsung. Tanpa menggunakan uang, di zaman itu, seseorang calon bisa memenangkan pemilihan. ————————- KALENDER bertarikh di angka tahun sekitar 1940 ketika masyarakat Jarai melaksanakan ‘pesta demokrasi’. Pagi […]

Dari Peringatan Pertempuran Hingga Lokasi Selfie

Tak salah kiranya bila Pagaralam menasbihkan diri sebagai kota Perjuangan. Pertempuran antara masyarakat besemah dengan penjajah memang banyak terjadi di sini. Ini dibuktikan dengan adanya berbagai tugu perjuangan-yang salahsatunya berada di Simpang Manna, kelurahan Ulu Rurah kecamatan Pagaralam Selatan. Inilah tugu yang saat ini dijadikan lokasi foto. ————– TUGU SIMPANG MANNA nampak berbeda. Malam itu […]

Pilkada Pagaralam : Meraih Menang Dengan Tidak Melupakan Asal

PAGARALAM POS, Pagaralam – Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) di Pagaralam rupanya tak bisa dilepaskan dengan budaya dan sejarah. Siapa yang berhasil menyatukan asal keturunan, besar kemungkinan dapat meraih kemenangan. Sebuah takdir demokrasi yang sudah berlangsung sejak zaman pemilihan pesirah. Anggota Lembaga Adat Besemah Satarudin Tjik Olah menuturkan, masyarakat besemah memiliki kontur […]

Hikayat Tanah di Sebuah Guritan, Jeme Rejang yang Pertama?

Tanah ini dulunya bukan tak bertuan. Sebelum leluhur besemah ada, tanah ini sudah berpenghuni. Hikayat dalam sebuah guritan menuturkannya. GURITAN itu seolah-olah membuat Asmadi makin percaya bahwa dulunya sebelum bernama besemah, tanah itu sudah bertuan. Terdapat pemukiman penduduk di tanah itu. Penduduk ini kerab disebut jeme rejang. Karenanya, ia menarik kesimpulan, jeme besemah, bukanlah penduduk […]

Kuntau Besemah, Makhluk Kasat Mata Bisa Dipanggil

Seni beladiri kuntau begitu populer di tengah masyarak Pagaralam. Sering ditampilkan dalam pelbagai acara. Kuntau ini bisa dipelajari dengan pendamping guru. Ada juga kuntau yang disebut-sebut dipelajari dari makhluk tak kasat mata. ENAM orang lelaki berpakaian serba hitam membentuk formasi tegak berhadap-hadapan. Begitu kenung -salahsatu alat musik tradisional- ditabuh, para lelaki yang pinggangnya dililit kain […]

Menguak Rahasia Kitab Kaghas, Pianggang pun Dindak Ndampeng

Tulisan beraksara ulu yang ditulis di atas lembaran-lembaran kulit kaghas-untuk kemudian disebut dengan kitab kaghas- menyimpan banyak rahasia. Hanya bisa dikuak bila pandai membacanya. Dari jampi pianggang sampai strategi perang ada dalam tulisan leluhur ini. Satarudin Tjik Olah tak henti-hentinya mengerinyatakan dahi ketika berusaha menerjemahkan dua buah kitab kaghas. Dua buah kitab kaghas ini diterjemahkan […]

Mandikah Pesake, Tunggu Wangsit Hingga Satu Muharam

Tradisi mandikah pesake (memandikan pusaka) masih terus dilaksanakan masyarakat besemah. Ini merupakan sebuah ritual untuk membersihkan benda-benda pusaka warisan leluhur. Juga sekaligus untuk menghormati para leluhur. Tidak dilaksanakan secara sembarangan. SEBUAH rumah panggung di kawasan Kauman kecamatan Pagaralam Selatan nampak ramai. Meskipun malam sudah sangat larut, antusias warga yang datang ke sini tak nampak jadi […]

Atung Bungsu, Sejarah yang Belum Terungkap

Datang untuk Menyempurnakan Ajaran Islam Puyang Atung Bungsu selama ini lebih dikenal sebagai pendiri pemukiman yang kelak dinamai Besemah. Padahal, Atung Bungsu memiliki peranan yang sangat penting bagi berkembangnya ajaran Islam di tanah Besemah. Ia disebut-sebut setingkat dengan wali-wali. AGUSTIAN BASRUN, 41 tahun, merasa ada yang kurang tepat di pemberitaan Pagaralam Pos yang terbit pada […]

Dide Pupuan, Dek Boleh Nanggok

Melihat Cara Warga Mengelola Tebat Ayek Garaman Warga Dusun Gunung Agung Tengah, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara punya cara tersendiri untuk mengelola aset yang merupakan warisan leluhurnya. Untuk nanggok ikan pun diatur sedemikian rupa. Warga yang tidak ikut patungan untuk membeli bibit ikan tak diperkenankan untuk ikut nangguk. HARI baru terang-terang tanah ketika Antoni […]

Ngulangi Rasan dan Nueghi Rasan

Menanyakan Kebenaran Sembari Membawa Kampek Lemang Ketika hubungan bujang dan gadis sudah semakin serius, saatnya orangtua untuk tampil. Orangtua dari kedua belah pihak, baik bujang akan ngulangi rasan, sebuah proses untuk menanyakan kebenaran. Di zaman dulu, ketika datang ke rumah orangtua pihak gadis, orangtua dari pihak bujang membawa kampek berisi lemang. NGULANGI RASAN, sebagaimana dijelaskan […]

Keratuan Besemah : Punya 17 Ratu, Tigakali Pindah Ibukota

Sebelum sistem musyawarah mufakat atau yang dikenal dengan Lampek Empat Merdike Duwe dijalankan, Besemah menjalankan sistem pemerintahan keratuan. Puncak pemerintahan dipegang oleh seorang ratu, yang diwariskan secara turun-temurun. Memiliki 17 ratu, keratuan ini sempat tigakali pindah ibukota. —————————————————————————- DUA lembar kertas itu disodorkan Satarudin Tjik Olah kepada Pagaralam Pos yang bertamu ke kediamannya di kawasan […]

Begareh : Bertemu Gadis, Bujang Lantunkan Pantun

Menelisik Tradisi Begareh di Masa Lalu Begareh merupakan sebuah tradisi yang sudah melekat dengan kehidupan masyarakat Besemah dari dulu sampai sekarang. Namun tradisi begareh di masa lalu dengan era digital seperti sekarang berbeda jauh. Begareh di masa lalu komunikasi antara bujang dan gadis dijembatani oleh pantun. Masih ada batasan yang tegas antara bujang dan gadis. […]

8 Spot Instagramable Ini, Bikin Wisatawan Makin Cinta Pagaralam

Miliki Segudang Potensi Wisata Alam Pagaralam mungkin tergolong kota kecil. Namun jangan salah, kota sejuk berada di kaki Gunung Dempo ini, menyimpan segudang potensi dengan keindahan alamnya, seperti kota-kota lain di Indonesia, Pagaralam juga mempunyai banyak tempat wisata loe, yang sangat menarik untuk di kunjungi para wisatawan, baik lokal maupun luar Pagaralam. Selain tempat wisata, […]