Archive for the ‘Seni Budaya’ Category

Jeme Besemah Ade Di Mane-mane

Beda Wilayah tapi Satu Keturunan Sejarah mencatat, leluhur penduduk yang bermukim di dataran tinggi Kisam, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan berasal dari Besemah. Karenanya jeme Kisam itu tak lain dan tak bukan jeme Besemah juga. CATATAN di empat lembar kertas yang ditulis dengan huruf arab gundul itu menyita perhatian Ahmad Bastari Suan. Sejarawan Besemah […]

Bertamasya di Dataran Tinggi Kibok

Jalan dengan ‘Bangkai’ Mobil, Rimbunnya ‘Kebun’ Pandan Dataran tinggi Kibok dapat dijadikan salahsatu tujuan untuk bertamasya. Tak hanya fauna dan floranya, kawasan hutan lindung ini juga menyimpan tinggalan sejarah dari era kolonialisme Belanda. KALAU saja jalan itu berada di tengah-tengah pemukiman atau perkebunan, barangkali Rusi tidak akan terkaget-kaget. Yang dilihat Rusi, adalah jalan yang berada […]

Kecamuk Perang di Kute Tebat Seghut

Antara Harga Diri dan Pengkhianatan Kalu Belande datang kite ditindas Sedikit tidak disuruh hidup senang… PERANG berkobar di Besemah. Rakyat Besemah mengangkat senjata melawan tentara penjajah kolonial Belanda yang ingin menduduki Kute (benteng pertahanan) Tebat Seghut. Hari itu kalander bertarikh di angka tahun 1866. Untuk pertamakalinya Belanda hendak menancapkan kukunya di Besemah. “Perlawanan rakyat Besemah […]

Ibatan di Zaman ‘Now’

Lebih Praktis tapi Kurang Bermakna Ibatan (hadiah) untuk seseorang yang baru saja menghadiri undangan sebuah persedekahan di zaman dulu dengan zaman ‘now’ berbeda. Ibatan di zaman dulu sarat akan makna. ASMADI bersedih ketika melihat bentuk ibatan dari tempat persedekahan di sebuah dusun di Pagaralam beberapa waktu lalu itu. Ketika ibatan dibuka, kesedihan Mady Lani-sapaan akrab […]

Melacak Asal Muasal Nasi Samin di Besemah

Dibawa Pedagang Arab, Dipakai Jeme Sedekah Bulir-bulir beras diolah bersama dengan minyak samin dan aneka rempah-rempah hingga berubah menjadi nasi samin. Memiliki citarasa Timur Tengah. LAKI-LAKI bertopi mengenakan kaos berkerah dan celana panjang itu nampak sibuk. Tangan kanannya bergerak-gerak ke atas ke bawah. Ia berusaha menumpahkan kecap bewarna merah di dalam botol ke belanga besar […]

Pesirah, Si Pemegang Kuasa Penuh

Panggeran yang Merangkap Wakil Rakyat dan Hakim Trias politika alias pembagian kekuasaan tak berlaku bagi seorang pesirah marga. Di masanya pesirah berkuasa penuh di segala bidang. Disegani masyarakat karena wibawanya. SEORANG pesirah marga memimpin sidang adat. Ia lalu memutuskan untuk menyita sawah milik penduduk. Alasannya, karena sawah tersebut tak ditanami apapun alias terbengkalai. Setelah disita, […]

Nggawel Gadis, Bayar Dende Atau Kepanjen

Mengenal Hukuman Adat Besemah Tata kehidupan masyarakat Besemah diatur dengan adat istiadat. Ada sanksi bagi yang melanggar adat itu yang bentuknya berupa-rupa. ————————————————————— PERISTIWA itu terjadi di masa lalu di sebuah kawasan yang masih masuk Besemah. Namun di ingatan Satarudin Tjik Olah, peristiwa itu masih basah. Waktu itu cerita Satar, dikabarkan ada seorang lelaki nggawel […]

Cerita Di Balik Aksara Surat Ulu

Berawal Dari Kisah Putri Negeri Bawah Angin Kemunculan aksara surat ulu, bukan datang begitu saja. Ada cerita menarik yang mengiringi kelahirannya. Cerita ini ditulis ulang oleh Pagaralam Pos dengan sumber dari tulisan Lembaga Adat Besemah Pagaralam. —————————————- Pidi Rahmansyah, Pagaralam —————————————- ALKISAH, Raja Negeri Bawah Angin mempunyai seorang putri yang amat cantik. Bahkan, kecantikan putri […]

Base Besemah, Bukan Base Dusun !

Penamaan base dusun lebih populer ketimbang Base Besemah. Salah kaprah karena berkonotasi ‘kampungan’. ————————————————- RA Dewi Saputri (34) masih ingat dengan pendapat yang dilontarkan seorang tokoh asal Kota Pagaralam di sebuah acara. Tokoh ini kata Wiwik-sapaan akrab RA Dewi Saputri- tak sepakat dengan istilah base dusun bagi bahasa yang dipakai sehari-hari oleh masyarakat Besemah, termasuk […]

Hutan Peramuan Dijaga, Ngerani Jalan di Muke Lawang

Menyeimbangkan Hubungan Manusia dengan Alam Tiap dusun besekaman Sekeman kecik pinggir ayek Sekaman besak di karang lembak Ngerani jalan di muke lawang Tebaris tiang lalu.. ———————————————————– BAIT-BAIT guritan tersebut bukanlah tanpa makna. Itu merupakan bait yang menunjukkan tentang hubungan antara manusia dengan alam. “Tiap dusun besekaman. Ini artinya, bahwa di tiap dusun memiliki tempat pembungan […]

Anak Umang Ditunakkah, Kerbai Jande Dibiyekah

Kearifan Lokal Besemah PAGARALAM POS, Pagaralam – Kearifan lokal Besemah mencakup sampai ke aspek sosial. Salahsatu buktinya adalah adanya perhatian besar terhadap anak umang (yatim piatu) dan kerbai jande (janda). “Untuk anak umang, itu ditunakkah. Kalau kerbai jande dibiyekah. Ini salahsatu kebiasaan di Besemah. Di zaman sekarang disebut kearifan lokal,” ucap Satarudin Tjik Olah, anggota […]

Tradisi Njamu Kiaji di Pagaralam

Wujud Penghormatan dan Syukur Musim haji 2018 sudah berakhir. Ini ditandai dengan kembalinya jemaah haji dari tanah suci ke kampung halaman masing-masing. Di kota Pagaralam, kedatangan para tamu Allah ini disambut dengan tradisi njamu kiaji. LAPANGAN Eks MTQ Gunung Gare diselimuti suasana haru dan bahagia. Hari itu (4/9), 65 jama’ah haji asal Pagaralam yang tergabung […]

Hikayat Janur Kuning di Pagaralam

‘Cahaya Surga’ Dari Pulau Seberang Di Pagaralam janur acap terlihat ketika ada sebuah acara tasyakuran pernikahan. Perlambang cahaya dari surga yang disebut datang dari pulau seberang. DI pinggir sebuah mulut gang yang terletak di Dusun Bumi Agung Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara tegak sebuah sebatang bambu sepanjang 7 meter yang ujungnya melengkung. Di ujung […]

Mengenal Tebat Ayek Garaman Pagaralam

Dibubus Pansus Jelang Riaye Haji Ayek Garaman merupakan salahsatu tebat (danau) warisan leluhur yang masih dipertahankan hingga sekarang. Dikelola oleh panitia khusus (Pansus), tebat yang berada di Dusun Gunung Agung Tengah Kelurahan Agung Lawangan Kecamatan Dempo Utara dibubus jelang Riaye Haji Hari Raya Idul Adha “Pagi ini kami mau membuat pelumpatan,”ucap Agusman, Anggota Panitia Khusus […]

Tradisi Perlombaan Memeriahkan HUT RI

Dari Panjat Pinang Hingga Baris Berbaris PAGARALAM POS, Pagaralam– Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia selalu dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan berbentuk perlombaan. Ini sudah menjadi semacam tradisi yang tak mungkin dipisahkan lagi. Kegiatan-kegiatan tersebut digelar sebelum, saat hingga sesudah 17 Agustus. Meriah karena diikuti banyak peserta dan ditonton banyak orang pula. Pagaralam Pos merangkum […]