Archive for the ‘Seni Budaya’ Category

Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan

Berdo’a Seraya Mengingat Kematian Ziarah kubur sudah menjadi semacam tradisi yang mengakar di tengah masyarakat. Jelang ramadhan, pelaksanaan tradisi ini semakin kentara. Mendoa’kan yang telah meninggal, seraya mengingat kematian. SATU per satu peziarah mengambil seikat dari sekian banyak sapu lidi yang bertumpuk di dalam kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simpang Padang Karet. Mereka juga mengambil […]

Asal-usul Burung Dinang Kota Pagaralam

Dua Versi yang Berbeda Burung Dinang. Siapapun dia yang pasti namanya tetap dikenang sampai sekarang. Sebuah makam di Dusun Tanjung Keling menandai keberadaanya. Tak mudah melacak asal-usulnya. DUA bangunan beratap seng berdiri berdampingan di tengah rimbunnya pohon bambu di tepi jalan Tanjung Keling-Talang Banan Kelurahan Burung Dinang Kecamatan Dempo Utara. Masing-masing bangunan ini menaungi lantai […]

Dulu Dempu Sekarang Dempo

Begitu mendengar nama Dempo, hampir pasti telunjuk akan mengarah kepada sebuah gunung di Pagaralam. Dempo adalah nama gunung, memang. Tapi dulunya bukan itu namanya melainkan. AHMAD Bastari Suan sangat bersemangat ketika berdiskusi tentang sejarah. Maklum, dia sudah lama menekuni sejarah Besemah. Pun ketika Pagaralam Pos mengajak diskusi tentang sejarah asal muasal nama Gunung Dempo. Diskusi […]

‘Surga Hijau’ dan Kebun Gergah Memiki Magnet

*Wisatawan Luar pun Terpikat PAGARALAM POS, Pagaralam – Wisata Pagaralam, kini bukan hanya berupa gunung dan air terjun. Saat ini, sudah ada tempat berwisata baru. Dua di antaranya di Kecamatan Dempo Utara. Dua tempat wisata itu adalah Green Paradise dan kebun jeruk gergah. Seperti magnet, dua tempat ini mampu menarik kedatangan banyak wisatawan, dari luar […]

Diperkenalkan Belanda, Menopang Hidup Hingga Kini

*Hikayat Kopi Robusta Besemah Andai penjajah Belanda tak datang mungkin kini masyarakat Pagaralam tak akan mengenal kopi robusta. Bahkan karena kopilah sebagian besar masyarakat Pagaralam dapat hidup. AHMAD Rajasa begitu mencintai kopi robusta Pagaralam. Dia menggeleng ketika ditawari untuk menjual kopi robusta dari daerah lain. Karena itu, di kedai kopi miliknya yang dinamai Asmara, lelaki […]

Kancung Beghete dan Suli Dalam Guritan

*Mengingat Kembali Base Besemah Baghi Hampir semua warga paham dan pandai bercakap-cakap dalam Bahasa Besemah. Tapi, ketika disuruh untuk memahami sekaligus mengucapkan sebuah kata ke dalam bahasa Besemah baghi (lama), belum tentu bisa. Hari-hari ini bahasa Besemah Baghi memang sudah tak terdengar lagi. Perlu upaya untuk mengingatnya kembali. SATARUDIN Tjik Olah mengingat satu kata yang […]

Jangan nak Lemak Dek Bemule

*Budaya Besemah Memandang Politik Uang Selain mencederai demokrasi, praktik politik uang juga bertentangan dengan budaya Besemah. Pantang bagi jeme Besemah ‘njualkah palak’. Beberapa seni tutur Besemah maupun pepatah Besemah sudah mengisyaratkan itu. KERAMAIAN nampak di Lapangan merdeka, pada Rabu 14 Februari 2018. Di lapangan yang pernah dikunjungi Bung Karno ini, puluhan orang sedang menyaksikan momen […]

Jangan Ngotori Ayek Ulu Tulung, Kele Kebendun!

*Menjaga Hubungan Antara Manusia dengan Lingkungan PAGARALAM POS, Pagaralam– Adat istiadat di Besemah rupanya tidak hanya mengatur hubungan antar sesama manusia saja. Adat istiadat Besemah juga mengatur hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. Meskipun tak tertulis, sanksi bagi para pelanggar aturan ini sangatlah berat. Anggota Lembaga Adat Besemah Satarudin Tjik Olah mengatakan, adat istiadat Besemah […]

Hikayat Dempoee Ryokan, Penginapan di Zaman Penjajahan

Nama Dempoe Reokan rupanya tak ada hubungannya dengan kesenian reok-meskipun kedengarannya sama. Nama ini erat berhubungan dengan sejarah penjajahan Belanda dan Jepang. BEGITU mendengar nama Dempoe Reokan, Satarudin Tjik Olah laksana kembali ke masa lampau persisnya di masa penjajahan kolonial Belanda. Belum lekang di ingatan Satar bangunan yang dibuat di zaman Belanda itu. “Namanya Dempoee […]

Setulungan ala Besemah untuk Kebaikan Bersama

Budaya gotong-royong merupakan salahsatu ciri khas masyarakat Indonesia. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki budaya yang bernilai positif ini. Di Besemah pun demikian. Di Besemah, gotong-royong lebih karib disebut dengan setulungan yang bertujuan untuk kebaikan bersama. JARUM jam belumlah tepat menunjukkan pukul 08.00 WIB, ketika masyarakat Dusun Pengandonan Kelurahan Selibar Kecamatan Pagaralam Utara berkumpul. Mereka […]

Beristrikan Bidadari, Bermakam di Padang Langgar

*Berziarah ke Makam Puyang Serunting Sakti Cerita tentang manusia yang beristrikan bidadari, bukan hanya berkembang di tanah Jawa. Nun di Dusun Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah cerita hampir serupa dituturkan turun temurun. Cerita itu tentang Puyang Serunting Sakti yang beristrikan seorang bidadari. Bukan sebuah kebetulan jika makam Si Pahit Lidah-sebutan untuk Serunting- berada di Dusun […]

‘Kumbang Melilit Kandang’ pun Didenda

*Mengenal Pengadilan Adat Besemah Pengadilan boleh jadi bukan suatu yang baru bagi masyarakat Besemah. Dulu di tanah ini sudah ada pengadilan yang memutuskan persoalan adat. Di pengadilan ini, bahkan kumbang yang melilit kandang pun kena sanksi. SUATU hari di antara tahun 1959 sampai 1960, Satarudin Tjik Olah tak dapat menahan diri. Perutnya bergejolak lantaran terus-terusan […]

Pagaralam Kota Seribu Air Terjun

*Dari Pintu Langit Sampai Mangkok Pagaralam memang layak dinamai sebagai ‘Kota Seribu Air Terjun’. Di kota yang berada di kaki Gunung Dempo ini air terjun ‘terserak’ di berbagai penjuru. Dari yang berada di ‘pintu langit’ sampai air terjun yang berbentuk mangkok ada di sini. Jadi tujuan para wisatawan. JIKA sedang melintas jalan penghubung Dusun Tanjung […]

Mengenal Tunil, Opera van Besemah

Bukan Sekedar Lawakan Bila di Surabaya ada ludruk, maka di Besemah ada tunil. Ya, tunil bolehlah disebut ‘Opera Van Besemah’. Sebuah seni yang bertujuan bukan sekedar untuk menghibur. Tunil bisa lebih dari sekedar lawakan. MEREKA langsung tertawa terbahak-bahak manakala melihat Kasim berjalan pelan setengah berjinjit memasuki panggung utama. Penyebabnya tak lain karena penampakan seorang Kasim […]

Lapangan Merdeka Saksi Bisu Sejarah Pagaralam

Kembalinya Lapangan Bersejarah Itu Dari Era Kolonial Hingga Penyambutan Soekarno Tanah lapang itu bukannya tak bernilai. Merupakan saksi bisu sejarah Pagaralam dari masa-masa. Sempat bernama alun-alun kini tanah lapang itu kembali seperti semula:Lapangan Merdeka. SUATU hari di penghujung 1989 seorang pejabat pemerintahan menghampiri Satar. Dia meminta pendapat Satar perihal lokasi yang rencananya akan dibangun sebuah […]