Kemarau Mulai Cekik Warga Lahat

Foto : Heru/Pagaralam Pos
BELI AIR : Warga saat membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, Rabu (4/9).

PAGARALAM POS, Lahat – Kemarau panjang mulai terasa mencekik sejumlah warga Kota Lahat. Pasalnya air sumur warga mulai mengering, sedangkan fasilitas PDAM untuk sebagian wilayah di Kota Lahat, masih ada yang belum menikmatinya. Imbasnya warga terpaksa mengeluarkan kocek lebih, untuk membeli air.

Seperti penuturan Totok, warga Jl Seruni II, Kelurahan Bandar Jaya, Kota Lahat. Ia sudah 3 bulan terakhir terpaksa membeli air bersih. Sedangkan air sebanyak 2000 liter yang dibeli seharga Rp 100 ribu itu, tidak cukup untuk waktu sepekan. Karena harus digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, oleh dua anggota keluarganya.

“Warga sekitar sudah lama menyerahkan usulan, agar dialiri PDAM. Kalau mau ditumpuk, mungkin sudah tinggi usulan kami itu. Karna sudah puluhan tahun, komplek kami ini tidak dialiri PDAM,” ujar Totok, (4/9), sambil menggerutu padahal komplek tempatnya tinggal itu, juga ditinggali oleh pejabat daerah dan anggota DPRD Lahat. Menjawab keluhan itu, Kasi Teknik PDAM Tirta Lematang Lahat, Amri Pala mengatakan, pihaknya memang sudah menerima usulan dari warga tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa memenuhinya, karena persoalan anggaran. Untuk itu, saat akhir tahun nanti, usulan itu akan kita masukkan lagi. “Kita lihat akhir tahun ini, kalau di ACC, dan DPRD sudah ketok palu adanya kucuran anggaran untuk PDAM. Kemungkinan di tahun 2020 bakal kita laksanakan,” katanya. (mg02)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply