Polisi Obrak-Abrik Gelanggang Sabung Ayam

Foto : Adi/Pagaralam Pos
OBRAK-ABRIK : Tim Kepolisian Sektor (Polsek) Pendopo, saat mendatangi dan mengobrak-abrik gelanggang sabung ayam di desa Muara Karang, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang

PAGARALAM POS, Empat Lawang – Kepolisian Sektor (Polsek) Pendopo, mendatangi dan mengobrak-abrik gelanggang sabung ayam di Desa Muara Karang, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, beberapa hari lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Sayangnya, dalam penggerebekan itu, polisi tidak berhasil menangkap para tersangka judi sabung ayam, karena keburu kabur sebelum polisi tiba di lokasi. Hanya saja, polisi berhasil mengamankan barang bukti 2 ekor ayam di lokasi gelanggang, yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya yang keburu lari masuk ke dalam hutan.

Berdasarkan informasi yang berhasil diterima, penggerebekan lokasi judi sabung ayam di wilayah hukum Polsek Pendopo tersebut, berawal laporan masyarakat desa yang mengaku resah atas aktifitas perjudian di Desa itu.

Berangkat dari informasi itu, anggota Polsek Pendopo berjumlah sekitar 9 personel yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pendopo, langsung merespon laporan masyarakat tersebut, dengan mendatangi lokasi gelanggang sabung ayam di Desa itu.

Pada saat polisi tiba dilokasi gelagang sabung ayam, para pemain melarikan diri dan meninggalkan ayamnya. Kemudian personel Polsek Pendopo melakukan pembakaran tempat judi sabung ayam tersebut, dengan maksud tidak dapat digunakan kembali oleh para pelaku. Sementara barang bukti ayam dibawa ke Mapolsek Pendopo untuk diamankan.

Kapolsek Pendopo, Iptu Hariyanto membenarkan informasi tersebut. Menurutnya pembubaran gelanggang sabung ayam itu berkat laporan masyarakat karena memang sangat meresahkan. “Kita hanya berhasil mengamankan barang bukti 2 ekor ayam. Kalau para pelaku keduluan kabur sesaat sebelum kita tiba di lokasi,” kata Hariyanto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/10).

Lokasi judi sabung ayam itu, jelas Hariyanto, cukup jauh dari dari kawasan pemukiman. Anggotanya terpaksa jalan kaki cukup jauh untuk tiba di lokasi. “Lokasinya tengah hutan. Jadi, saat kita tiba mereka sudah kabur duluan,” tukasnya. (07)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply