Firman, Diduga Terjepit Bebatuan

Foto: dok/Basarnas

PENCARIAN: Tim SAR gabungan menyelami Sungai Enim untuk mencari tubuh Firman, Rabu (9/10).

PAGARALAM POS, Pagaralam – Proses pencarian Firman yang hanyut di Sungai Enim Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muaraenim berlanjut. Rabu (9/10), Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di dasar sungai itu. Sebabnya ada kemungkinan tubuh korban terjepit bebatuan.

Komandan Pos SAR Pagaralam, Lettu (SAR) Alparis ZM SSos mengatakan, dugaan sementara korban masih di dalam sungai. Posisinya diperkirakan terjepit di antara bebatuan. “Kami dapat informasi ini dari rekan korban,” ujar Alparis, saat dihubungi Pagaralam Pos.

Itulah sebabnya tim SAR gabungan dipecah menjadi dua kelompok. Satu kelompok di antaranya bertugas melakukan penyelaman yang dibantu dengan alat berupa tabung oksigen dan tali.  Dari permukaan air, tutur Alparis, petugas harus menyelam sedalam enam meter. “Di dalam ada semacam pintu masuk goa yang sempit, cuman muat satu orang saja,” ucapnya.

Kondisi medan yang seperti itu diakui Alparis cukup menyulitkan. Belum lagi jarak pandang di dalam sungai yang terbatas. “Kondisi di dalam (sungai) sangat keruh. Jarak pandang tak sampai 1 meter,”ucapnya. “Petugas harus menggunakan senter,” tambahnya.

Kendati, Alpariz memastikan, tim SAR gabungan tak akan menyerah. Tim akan terus berusaha sampai korban diketemukan. “Satu tim lagi menyisir sepanjang sungai. Ini untuk mengantisipasi tubuh korban hanyut,” kata Alpariz.  Firman sendiri dikabarkan menghilang lantaran terseret Sungai Enim pada Senin lalu (7/9). (11)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply